Logo Header Antaranews Jogja

Pasar Tani Ramadhan Kementan laris diserbu warga Bekasi

Rabu, 27 April 2022 23:08 WIB
Image Print
Pasar Tani Ramadhan di Kota Bekasi (ANTARA/HO-Polbangtan YoMa)

Yogyakarta (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus menggelar Pasar Tani Ramadhan di berbagai wilayah, salah satunya Kota Bekasi, yang laris diserbu warga kota tersebut.

Kegiatan Pasar Tani Ramadhan ini merupakan salah satu upaya Kementan untuk menjamin ketersediaan dan pasokan 12 bahan pokok strategis aman dan lancar serta sebagai upaya mendekatkan konsumen atau masyarakat langsung kepada produsen bahan pangan.

Hal tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang menegaskan bahwa sinergi lintas kementerian dan sektoral harus terus diperkuat dalam memastikan bahan pokok dapat terjangkau oleh masyarakat.

"Caranya yakni memperlancar distribusi dan mendekatkan kebutuhan pangan dari daerah surplus ke daerah defisit sehingga setiap daerah tercukupi," kata Mentan SYL dalam siaran pers dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang (YoMa) yang diterima di Yogyakarta, Rabu.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi, yang hadir langsung membuka Pasar Tani Ramadhan mengatakan helatan Pasar Tani Ramadhan ini bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa ketersediaan dan pasokan 12 bahan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah aman, sehingga masyarakat tidak perlu "panic buying".

"Ketersediaan beras, jagung, kedelai, daging ayam, daging sapi, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, gula pasir, hingga minyak goreng di Bekasi ini aman, tidak perlu ngantri-ngantri, tidak perlu ada 'panic buying'. Terutama minyak goreng, ketersediaannya melimpah meski ada sedikit kenaikan harga. Bapak Presiden juga sudah mengeluarkan Perpres bahwa minyak goreng tidak boleh diekspor, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, Insya Allah berlaku efektif," kata Dedi.

Dedi juga mengapresiasi upaya Kota Bekasi yang mendukung penuh pengawalan kondisi pangan di wilayah Kota Bekasi. "Saat ini dari pemkot luar biasa dari Mapolres, Makodim semua sama, semua 'support' untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat Kota Bekasi," katanya.

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang (YoMa) Bambang Sudarmanto yang turut menghadiri kegiatan menjelaskan bahwa ada 9 bahan pokok yang disediakan dengan jumlah yang mencukupi.

"Tersedia 9 bahan pokok dengan rincian telur sekitar 106 kg, gula 100 kg, minyak goreng 120 liter, beras 165 kg, cabai rawit 85 kg, cabai merah 85 kg, daging sapi 1 ton, bawang merah 75 kg, dan bawang putih 100 kg. Diperkirakan untuk sekitar 300 pembeli," kata Bambang.

Kepala Polres Metro Bekasi yang sekaligus merupakan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Bekasi Hengki mengatakan bahwa Polres Metro Bekasi, Pemerintah Kota, maupun Kodim selama Bulan Ramadhan ini bersinergi dalam menjaga stabilitas pangan di wilayahnya.

"Pasokan pangan untuk 3 bulan cukup, dengan adanya Pasar Tani yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian ini tentunya meringankan masyarakat juga, karena harganya juga didiskon," ujarnya.

Selain helatan Pasar Tani, kata Hengki, juga digelar gebyar vaksin dengan souvenir paket minyak goreng gratis. "Ada 1000 paket minyak goreng gratis yang dibagikan kepada masyarakat, syaratnya harus booster," katanya.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026