Logo Header Antaranews Jogja

Indonesia tak disangka mampu benamkan Kuwait

Kamis, 9 Juni 2022 12:30 WIB
Image Print
Pesepak bola Timnas Indonesia Rachmat Irianto (kedua kiri) berselebrasi dengan rekan-rekannya usai membobol gawang Timnas kuwait dalam laga perdana Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Internasional Jaber Al Ahmad, Kuwait, Rabu (8/6/2022). Kemenangan Indonesia atas Kuwait dengan skor 2-1 tersebut menjadi yang pertama sejak 1980 atau 42 tahun lalu saat Indonesia mengalahkan lawannya itu dengan skor 2-1 pada Turnamen Kemerdekaan di Malaysia. ANTARA FOTO/Humas PSSI/aww.

Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong tak menyangka skuadnya mampu menundukkan Kuwait pada laga Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait, Rabu (8/6) malam WIB.

"Secara khusus, saya tidak terpikir kami bisa memenangkan pertandingan ini,," ujar Shin usai pertandingan, dikutip dari keterangan PSSI yang diterima di Jakarta, Kamis.

Faktor yang membuat juru taktik asal Korea Selatan itu sempat ragu adalah suhu di stadion yang panas, mencapai sekitar 40 derajat Celcius.

"Cuaca lebih panas dari yang saya perkirakan. Sangat sulit bermain dalam kondisi seperti itu," kata pria berusia 52 tahun tersebut.

Alasan kedua, melihat jejak pertemuan Indonesia dan Kuwait. Sebelumnya, kemenangan terakhir Indonesia dari Kuwait terjadi 1980 atau 42 tahun lalu.

Akan tetapi, Marc Klok dan kawan-kawan ternyata menunjukkan performa sangat baik di hadapan para pendukung tuan rumah.

Mereka tampil disiplin, menjaga kerapatan ruang dengan baik dan memaksimalkan peluang sehingga mampu menaklukkan Kuwait dengan skor 2-1.

Hasil positif tersebut membawa Indonesia ke peringkat kedua klasemen sementara Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 dengan koleksi tiga poin sekaligus menjaga peluang skuad "Garuda" lolos ke Piala Asia 2023.

Di posisi pertama bertengger Yordania yang mengandaskan Nepal 2-1. Kuwait berada di posisi ketiga dan Nepal menjadi juru kunci.




Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026