
Ini pesan Megawati saat konsolidasi partai di Sumbar
Minggu, 3 Juli 2022 09:16 WIB

Jakarta (ANTARA) -
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan pesan ketua umum Megawati Soekarnoputri saat konsolidasi kader partai se-Sumatera Barat, di kantor DPD PDIP Sumatera Barat, di Kota Padang, Sabtu (2/7) malam.
Ratusan pengurus dan kader PDIP Sumbar dipimpin ketuanya Alex Indra Lukman. Hadir kader PDIP yang juga Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan.
"Sebelum berangkat ke sini, saya tadi menghadap ke Bu Mega. Bu Mega sampaikan salam kepada saudara sekalian, seluruh kader PDI Perjuangan di Sumatera Barat, dari pengurus DPD, DPC, ranting, hingga satgas partai," katanya dalam siaran persnya yang diterima, di Jakarta, Minggu.
Megawati menyampaikan bahwa semua kader pasti mengalami banyak tantangan di Sumatera Barat ini.
"Tapi Ibu Mega bilang Anda tak sendiri. Karena kita kesatuan kekuatan kebangsaan yang menyatu dari Aceh hingga Papua, menyatu di bawah panji Nasionalis Soekarnois yang menjadikan rakyat sebagai inti kekuatan partai," ujarnya.
Hasto berkata semua pemimpin lahir dari proses ujian. Termasuk para kader partai. Bahkan sebagai bangsa, Indonesia mengalami gemblengan dan ditempa oleh revolusi.
"Bung Karno dan Bung Hatta saja dibuang di masa penjajahan. Namun ketika mengalami hambatan, pemimpin takkan pernah hilang api perjuangannya," tuturnya.
Hasto lalu memberi teladan dari Bung Karno, bagaimana saat pembuangan di Bengkulu, mengalami bagaimana susahnya kultur yang ada. Namun Bung Karno tak berhenti dan akhirnya memenangkan hati rakyat.
Hasto juga menceritakan teladan kerja keras dari Ketua Umum Megawati. Di jaman Orde Baru, Megawati bergerak ke rakyat di bawah intaian mata-mata rezim.
Menurut dia, kader PDIP harus mencari ide-ide baru untuk menembus barrier untuk semakin dekat dengan rakyat.
"Idea over opinion. Itu yang pertama," ujarnya.
Kedua adalah imajinasi yang inheren (berhubungan erat) dengan kepentingan partai.
Ketiga adalah spirit juang. Kata Hasto, untuk mencapai ide dan imajinasi itu, harus dengan spirit juang untuk mencapai tahapan-tahapan yang menang harus dilewati.
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
