Logo Header Antaranews Jogja

Kapal Sekolah di pesisir beroperasi

Sabtu, 24 September 2022 07:32 WIB
Image Print
Meralda Adam saat mengadakan jumpa pers acara penggalangan dana untuk Kapal sekolah bagi anak-anak pesisir di Badung, Bali, Jumat. ANTARA/Rolandus Nampu

Badung (ANTARA) -

Perwakilan Yayasan Panji Ibrahim Muhammad (YPIM) Foundation Meralda Adam menargetkan program School Boat (kapal sekolah) Indonesia yang dirancang untuk dapat memfasilitasi anak pesisir agar tidak putus sekolah ditargetkan beroperasi pada Mei 2023.
Meralda Adam yang menjadi inisiator program saat ditemui di Badung, Bali, Jumat mengatakan pihaknya tengah berupaya menggalang dana dengan menggandeng sejumlah seniman dan musisi asal Bali dan Flores berkolaborasi mencapai target program School Boat (Kapal Sekolah) Indonesia.
"Target kami adalah untuk menggalang dana lewat digital seperti donor box dan juga target kita adalah supaya bisa mengakses CSR (Corporate social responsibility)," kata Meralda.
Dia mengatakan biasanya CSR yang diterapkan oleh perusahaan tidak memenuhi unsur berkelanjutan, melainkan terputus antara program terdahulu dengan program yang datang kemudian.
Dia menyatakan program School Boat (Kapal Sekolah) Indonesia merupakan proyek besar pertama yang dilakukan oleh Yayasan Panji Ibrahim Muhammad untuk wilayah Indonesia Timur.
Program School Boat Indonesia sendiri merupakan program berbasis masyarakat yang berprinsip pada kolaborasi dengan masyarakat agar mampu menciptakan dampak yang luas. Kali ini lokus pelayanan yayasan yang bergerak pada isu pendidikan tersebut adalah anak-anak di Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat.
Meralda berharap pemerintah terkait melihat pendidikan adalah kunci untuk membuka kemiskinan yang terjadi pada masyarakat pesisir .



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026