Logo Header Antaranews Jogja

Suvenir KTT G20 dipasok UMKM lokal

Minggu, 23 Oktober 2022 05:27 WIB
Image Print
Logo Presidensi G20 Indonesia. (ANTARA/HO-g20-indonesia.id)

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah pelaku UMKM lokal yang ditetapkan sebagai pemasok resmi ajang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 menyatakan bangga terpilih sebagai pemasok suvenir resmi dalam ajang yang akan berlangsung di Bali, 15-16 November 2022.

"Kami berterima kasih dan bersyukur karena terpilih sebagai official merchandise G20," kata Co-Founder EthneeQ (produsen suvenir) Nadia dalam rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu malam.

Sebagaimana diketahui, Kemenkop UKM telah menetapkan sekitar 20 UMKM sebagai pemasok atau official merchandise resmi ajang KTT G20 di Bali yang akan berlangsung pada 15-16 November 2022.

Mereka yang terpilih merupakan hasil kurasi 1.024 UMKM yang dilakukan Kemenkop UKM bersama Smesco dan terdiri dari UMKM sektor kerajinan (ekonomi kreatif), fesyen, makanan, kosmetik, hingga wellness.

Salah satu yang terpilih adalah Ethneeq dari PT Lima Menara Sejahtera, yang memproduksi Garjita atau dompet mini yang menjadi salah satu suvenir resmi G20. Disebutkan, Garjita diproduksi dengan menggunakan bahan baku kain goni atau jute dipadankan dengan kain endek khas Bali menjadikan Garjita.

Menurut Nadia, Garjita lahir di tengah keresahan tim EthneeQ menyaksikan para penenun kain endek di Klungkung Bali yang lesu diterjang badai pandemi.

Dari sini, masih menurut dia, kemudian EthneeQ membuka tangan untuk berkolaborasi dan mengampanyekan kain endek khas Pulau Dewata. EthneeQ memulai kegiatan usahanya di akhir 2019 dengan hanya menjual sesuai pesanan pembeli.

PAda Januari 2020 EthneeQ meluncurkan produk perdananya Akusara, sebuah tas berbahan goni dengan ornamen ukiran pada material kulit. Kata Akusara itu sendiri memiliki arti kesuksesan.

Sejak meluncurkan Akusara, EthneeQ kembali bersiasat. Selain memantapkan fokus perusahaan di bidang tas fesyen, usaha tersebut juga menyediakan waktu setahun untuk mempelajari banyak hal dengan bergabung dalam program inkubasi bisnis oleh Kementerian Perindustrian.

Lulus dari inkubasi bisnis, dengan dukungan dari Kementerian Perindustrian, UMKM ini melatih 25 penjahit, para ibu rumah tangga yang tergabung dalam komunitas Bali Loves Handmade. 25 SDM tambahan inilah yang menyokong produksi, termasuk persiapan menuju gelaran G20 November mendatang.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelaku UMKM lokal bangga jadi pemasok suvenir resmi KTT G20



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026