Logo Header Antaranews Jogja

Gelar Potensi Pertanian menampilkan potensi pertanian Kota Yogyakarta

Selasa, 15 November 2022 20:31 WIB
Image Print
Dokumentasi - Pengunjung melihat hasil pertanian sayur dan buah saat Agro Expo Pertanian KTNA di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (2/11/2022). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/aww.

Yogyakarta (ANTARA) - Kota Yogyakarta yang hampir tidak memiliki lahan pertanian produktif mencoba menampilkan berbagai potensi pertanian perkotaan melalui Gelar Potensi Pertanian, di antaranya produk pertanian unggulan dari 14 kecamatan, kontes tanaman hias, hingga kontes ikan hias.

“Melalui pameran ini, kami ingin menunjukkan ke masyarakat luas bahwa potensi pertanian perkotaan di Yogyakarta sangat besar,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Suyana di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, potensi pertanian di Kota Yogyakarta didukung dengan keberadaan kelompok tani yang jumlahnya cukup banyak meskipun kota tersebut bukan wilayah pertanian.

“Jumlahnya mencapai sekitar 260 kelompok. Bisa dikatakan jumlah kelompok tani ini cukup banyak, sangat luar biasa,” katanya.


Gelar Potensi Pertanian Yogyakarta akan dipusatkan di kompleks Balai Kota Yogyakarta pada 18-20 November.

Selain menampilkan bazar potensi pertanian, dalam gelaran tersebut juga akan diisi dengan berbagai kegiatan pendukung untuk menguatkan penggunaan bahan pangan lokal melalui festival pangan lokal.

Festival diikuti 45 peserta perwakilan dari kelurahan yang masing-masing akan menampilkan produk camilan tradisional.


“Dalam festival ini, peserta berlomba membuat camilan tradisional tetapi tidak diperkenankan menggunakan bahan dari gandum dan beras. Jika masih menggunakan bahan tersebut, maka langsung didiskualifikasi,” katanya.

Peserta tidak hanya dituntut membuat makanan yang enak tetapi wajib memenuhi kebutuhan kalori sebagai upaya kampanye “Jogja Sadar Kalori” untuk penanganan stunting. Hasil kreasi akan dinilai secara profesional oleh juri yang berasal dari chef, ahli gizi, hingga influencer kuliner.

Sedangkan untuk kontes ikan guppy akan diperlombakan 11 kelas dengan total hadiah jutaan rupiah, begitu pula dengan kontes anggrek dan aglonema yang melombakan berbagai kategori dan total hadiah mencapai Rp40 juta.



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026