Bantul ingatkan pentingnya perlindungan anak

id Bupati Bantul ,Kabupaten Layak Anak ,Generasi penerus bangsa

Bantul ingatkan pentingnya perlindungan anak

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat membuka kelompok diskusi terpumpun tentang "Kecamatan dan Kelurahan Layak Anak", Selasa (22/11/2022). (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengingatkan para lurah atau kepala desa dan camat tentang pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak untuk mempersiapkan mereka sebagai generasi penerus bangsa.

"Kita ini bangsa yang diamanati oleh Undang-Undang Dasar untuk mewujudkan cita-cita besar bangsa Indonesia, agar bagaimana bangsa Indonesia ini memiliki generasi penerus yang berdaya saing," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat membuka kelompok diskusi terpumpun tentang "Kecamatan dan Kelurahan Layak Anak" di Bantul, Selasa.

Menurut dia, orang yang memiliki daya saing pasti hak-haknya itu terpenuhi, sehat, cerdas, dan sejahtera.

Untuk mewujudkan hal itu, kata dia, anak-anak harus dilindungi, karena mereka akan melanjutkan perjuangan bangsa.

"Jadi apa yang kita lakukan selama ini itu baru pengungkitnya saja, mensyaratkan adanya kelembagaan, kelembagaan kita bentuk, disyaratkan harus ada unit perlindungan perempuan dan anak, UPT PPA (Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak)  kita bentuk," katanya.

Selain itu, kata Bupati Abdul Halim Muslih, Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati tentang Kabupaten Layak Anak (KLA) sudah disusun, kemudian ada anggaran untuk pemenuhan gizi anak untuk menekan angka gizi buruk, tiadanya perundungan kepada anak-anak terus disosialisasikan.

"Jadi Kabupaten Layak Anak itu untuk memberikan hak-hak anak itu secara memadai, anak-anak kita harus sekolah, maka tidak boleh ada sekolah yang menolak, termasuk yang menahan ijazah," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa anak-anak Bantul harus sehat, sehingga tidak boleh ada puskesmas yang tidak melayani anak.

Anak-anak, kata dia, jiwanya harus sehat maka tidak boleh ada kekerasan kepada anak, tidak boleh ada perundungan.

"Dengan begitu upaya perlindungan terhadap anak itu merupakan tugas yang mulia untuk mempersiapkan generasi muda bangsa ke depan yang lebih baik dari kita," katanya.

Pemkab setempat dan pemerintah kelurahan memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan anak-anak. Oleh karena anak-anak Bantul jumlahnya cukup banyak dan menyebar ke seluruh kelurahan, pedukuhan, dan rukun tetangga (RT) maka pemkab tidak mungkin bekerja sendiri.

"Karenanya diperlukan adanya Kecamatan Layak Anak, Desa Layak Anak, kalau ini bisa terwujud, anak-anak kita itu bahagia, anak-anak kita itu sehat, anak-anak kita itu merdeka, tidak ada yang merundung tidak ada yang melakukan kekerasan, sehingga anak-anak kita akan lebih hebat dari kita," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022