Pengungsi Rohingya dikucuri bantuan Rp58 miliar

id Jepang,PBB,pengungsi Rohingya,Bangladesh

Pengungsi Rohingya dikucuri bantuan Rp58 miliar

Arsip - Seorang bocah pengungsi Rohingya terlihat di kamp pengungsi tempat kebakaran besar terjadi di Cox's Bazar, Bangladesh (24/3/2021). (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain/AWW/sa)

Dhaka (ANTARA) - Jepang dan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kependudukan (UNFPA) menandatangani bantuan senilai 3,7 juta dolar AS (sekitar Rp58 miliar) untuk pengungsi Rohingya di Pulau Bhasan Char yang terpencil di Teluk Bengal, Bangladesh.

Bantuan tersebut akan digunakan untuk meningkatkan akses ke layanan kesehatan seksual dan reproduksi, melindungi martabat dan keselamatan perempuan dan anak perempuan dari kekerasan berbasis gender, dan memberdayakan remaja dan pemuda.

“Meski banyak perempuan dan anak perempuan menderita masalah kesehatan reproduksi dan kekerasan berbasis gender akibat krisis Rohingya yang berkepanjangan, bantuan ke daerah-daerah tersebut relatif jarang,” kata Duta Besar Jepang untuk Bangladesh Ito Naoki, Selasa (22/11).

Sejak awal keadaan darurat pada Agustus 2017, Jepang telah menjadi pendukung setia dalam merespons fenomena pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Jepang menyumbang lebih dari 175 juta dolar AS (sekira Rp2,7 triliun) untuk UNFPA dan badan PBB lainnya serta LSM-LSM di Bangladesh, termasuk melalui pendanaan baru ini.

Sejak Desember lalu, Bangladesh telah memindahkan hampir 20.000 pengungsi Rohingya dari total 1,2 juta pengungsi, dari kamp-kamp penampungan di Cox's Bazar ke Bhasan Char.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jepang-PBB tandatangani bantuan Rp58 miliar untuk pengungsi Rohingya
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022