Logo Header Antaranews Jogja

Warga korban gempa Cianjur tinggal di hunian sementara

Sabtu, 10 Desember 2022 20:15 WIB
Image Print
Relawan PMI menuntaskan pembangunan emergency shelter di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, yang akan digunakan satu keluarga sambil menunggu pembangunan rumahnya kembali.(ANTARA/Ahmad Fikri).

Cianjur (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan hunian sementara (emergency shelter) untuk warga korban gempa Cianjur yang mulai kembali ke rumahnya setelah hari ke-20, hunian tersebut dibangun di dekat atau halaman rumah warga.

Wakil Ketua PMI Cianjur, dr Frida Laila Yahya di Cianjur, Sabtu, mengatakan pembangunan hunian sementara merupakan upaya PMI untuk mengurangi jumlah warga yang tinggal di posko pengungsian, sehingga dapat kembali menjalani kegiatan seperti biasa sambil menunggu pembangunan rumah kembali.

"Kita sudah membangun 14 emergency shelter yang tersebar di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang dan Desa Sukawangi, Kecamatan Warungkondang. Sedangkan emergency shelter yang terbanyak di Desa Ciherang sebanyak 10 unit," katanya.

Pihaknya menargetkan 150 unit hunian sementara dapat dibangun di desa yang terdampak parah, bukan di desa yang masuk dalam relokasi BMKG atau Pemkab Cianjur, sehingga warga yang ingin dibangunkan hunian sementara dapat menghubungi relawan, Markas PMI Cianjur atau hotline center PMI.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PMI dirikan hunian sementara untuk warga korban gempa Cianjur



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026