Logo Header Antaranews Jogja

Disnakertrans Bantul berangkatkan pekerja migran 171 orang pada awal 2023

Minggu, 5 Februari 2023 18:53 WIB
Image Print
Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, DIY. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) DIY telah memberangkatkan pekerja migran Indonesia sebanyak 171 orang pada awal 2023.

Kepala Disnakertrans Bantul Istirul Widiastuti di Bantul, Minggu, mengatakan, bahwa pemberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI) dilakukan melalui dua mekanisme, pertama mandiri yang langsung daftar online di aplikasinya Sisko BP2MI, kemudian difasilitasi dinas.

"Dan kalau yang sekarang dari akhir tahun 2022 awal 2023 untuk Bantul kita sudah memberangkatkan sebanyak 171 pekerja, dan jumlah itu tertinggi dibanding empat kabupaten/kota di DIY," katanya.

Menurut dia, berkaitan dengan penempatan PMI tersebut, pihaknya terus merekatkan ketugasan antara UPT BP2MI DIY dengan pemerintah daerah, sehingga diharapkan tidak terjadi kendala, seperti pemberangkatan ilegal, atau pemulangan PMI bermasalah.

"Akan tetapi kalau ada kendala kita bisa menyamakan persepsi bagaimana cara mengatasi, cara memberikan solusi yang terbaik buat saudara-saudara kita yang bekerja di luar negeri," katanya.

Dia menjelaskan, tingginya minat masyarakat untuk menjadi PMI dan bekerja di luar negeri, karena rata-rata mereka menginginkan peningkatan taraf hidup dirinya maupun keluarga.

"Jadi mereka cari modal usaha misalkan gaji kalau kerja di sini dan di luar negeri kan beda, sehingga biasanya setelah mereka bekerja dua sampai tiga tahun dapat modal, nanti di sini mereka akan membuka lapangan kerja yang mandiri," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, di Kabupaten Bantul juga terdapat paguyuban PMI, dan mereka mayoritas mempunyai berbagai usaha baik bidang kuliner dan sebagainya.

Bahkan, kata dia, Disnakertrans juga memberikan fasilitas kepada mereka yang sudah pulang setelah bekerja sebagai PMI untuk pelatihan-pelatihan pemasaran secara daring atau online di dinas.



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026