Logo Header Antaranews Jogja

Batasi makanan tinggi lemak saat berbuka puasa

Rabu, 22 Maret 2023 06:51 WIB
Image Print
Dokter spesialis saraf Untung Gunarto SpS MM. ANTARA/Dokumentasi Pribadi.

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis saraf Untung Gunarto SpS MM mengingatkan mengenai pentingnya membatasi makanan tinggi lemak saat berbuka puasa atau makan sahur terutama bagi individu dengan riwayat penyakit stroke.

"Individu dengan riwayat stroke perlu membatasi makanan tinggi lemak dan juga makanan berbahan dasar tepung dan gula," kata Untung Gunarto dihubungi dari Jakarta, Selasa.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto tersebut menjelaskan bahwa masyarakat perlu mengatur pola makan bergizi seimbang dengan memperbanyak asupan protein.

Pada prinsipnya, kata dia, makanan tinggi lemak yang dikonsumsi berlebihan akan menimbulkan ketidakseimbangan dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi harian.

Dokter Untung juga mengingatkan manfaat ibadah puasa bagi individu dengan riwayat stroke.

"Selama menjalankan ibadah puasa dan ibadah lainnya, hati akan lebih tenang dan intensitas kesibukan juga berkurang sehingga bisa dapat relaksasi. Perasaan yang damai dan tenang juga mengurangi tingkat stres sehingga baik bagi seseorang dengan riwayat stroke," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Batasi makanan tinggi lemak saat berbuka puasa



Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026