
Pemkab Bantul berdayakan posyandu penyelesaian masalah kesehatan masyarakat

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memberdayakan pos pelayanan terpadu (Posyandu) yang ada di setiap pedukuhan di daerah ini guna menentukan langkah penyelesaian masalah kesehatan di masyarakat.
"Posyandu harus menjadi pos darurat awal pelayanan kesehatan. Karena itu, pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) akan mendampingi dan mengedukasi Posyandu untuk menentukan langkah penyelesaian masalah kesehatan di tengah masyarakat," kata Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo dalam keterangan tertulis di Bantul, Senin.
Menurut dia, saat ini pemerintah terus memberdayakan seluruh elemen, termasuk Posyandu dalam penyelesaian masalah kesehatan masyarakat sebagai upaya percepatan pengurangan stunting untuk mempersiapkan sumber daya manusia di masa mendatang.
Salah satunya, adalah dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai stunting dan bahayanya, yang bekerja sama dengan Puskesmas dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bantul beberapa waktu lalu.
"Pemerintah daerah juga telah menggelontorkan tambahan anggaran mulai Tahun 2022 untuk seluruh pedukuhan, dengan tiap pedukuhan sebesar Rp50 juta, anggaran itu bisa digunakan di Posyandu," kata Wabup.
Stunting merupakan salah satu masalah besar yang dihadapi pemerintah. Karenanya sebagai upaya percepatan penanggulangan stunting, perlu mengedukasi pentingnya peran orang tua dalam pola asuh agar memberi makanan bergizi, termasuk protein hewani.
Sementara itu, Ketua IDI Bantul Budi Nur Rokhmah mengatakan bahwa Kelurahan Triwidadi di Pajangan merupakan desa binaan stunting pertama di Bantul yang dibentuk lembaganya pada 2017. Namun, saat ini desa binaan stunting bergeser ke Kelurahan Selopamioro, Imogiri.
"Saat ini angka stunting di Kecamatan Pajangan, khususnya di Kelurahan Triwidadi mengalami penurunan signifikan, sehingga desa binaan stunting tahun ini bergeser ke Kelurahan Selopamioro," katanya.
Meski demikian, kata dia, IDI Bantul siap untuk berkolaborasi dengan pihak terkait dan elemen masyarakat untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Bantul.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
