
Pemkab Sleman serahkan penghargaan Kalurahan Inovatif 2023

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyerahkan penghargaan evaluasi kalurahan inovatif, evaluasi perkembangan desa dan kalurahan, lomba PKK, evaluasi karang taruna berprestasi dan Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM).
Penghargaan tersebut diserahkan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Sleman Samsul Bakri.dan Ketua TP-PKK Sleman R.Ay Sari Habsari Suprobo Dewi di Sleman, Senin.
Gelar juara pertama lomba kalurahan inovatif diraih oleh Kalurahan Tridadi, Sleman. Untuk juara kedua diraih Kalurahan Wukirsari, Cangkringan, dan juara ketiga dimenangkan oleh kalurahan Wedomartani, Ngemplak.
Masing-masing pemenang menerima piala, piagam, dan uang penghargaan.
Bupati Kustini Sri Purnomo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan memberikan apresiasi atas evaluasi kalurahan inovatif tersebut.
Bupati Sleman berharap penghargaan tersebut dapat menjadi pemacu semangat seluruh pamong kalurahan dalam melayani masyarakat. Dengan demikian, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sleman dapat semakin meningkat melalui pelayanan yang prima.
"Dengan pelayanan yang prima, insya Allah masyarakat akan terlayani dan pemerintah juga dapat terus meningkatkan kualitas untuk menghasilkan kesejahteraan bersama," katanya.
Ia juga mengimbau agar para pemenang tidak sekadar melihat nominal penghargaan yang diterima.
"Kami mengajak seluruh pamong Kalurahan untuk terus berkreasi melalui berbagai inovasi, serta terus berdedikasi untuk memberikan layanan yang bertanggung jawab," katanya
Carik (sekretaris desa) Kalurahan Girikerto, Krisna Cahyana, yang juga perwakilan penerima juara pertama evaluasi perkembangan desa dan kalurahan, menyampaikan pihaknya merasa mendapatkan pendampingan dan perhatian melalui program evaluasi kalurahan inovatif.
Menurut dia, dengan adanya program ini, diharapkan pendampingan terhadap kalurahan dapat terus dilanjutkan untuk membangun kalurahan yang ideal.
“Kami dari pemerintah Kalurahan Girikerto merasa didampingi dari hulu sampai hilir, terutama dari OPD. Tidak hanya kami yang meminta, tapi ada jemput bolanya dari OPD ke kalurahan. Harapannya dapat berkelanjutan, tidak hanya karena adanya evaluasi perkembangan desa dan kalurahan ini, tapi juga untuk menunjuk kalurahan yang ideal," katanya.
Kepala Dinas PMK Kabupaten Sleman Samsul Bakri mengatakan, kegiatan evaluasi kalurahan inovatif dimaksudkan untuk lebih mendorong semua kalurahan dalam melaksanakan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan untuk kemasyarakatan, juga pelayanan publik, yang banyak dikembangkan melalui berbagai inovasi.
Menurut dia, evaluasi kalurahan inovatif 2023 merupakan penyelenggaraan kali kedua. Proses evaluasi pada tahun ini, telah dilakukan sejak bulan Juni hingga bulan Agustus.
"Ketika Kalurahan memberikan banyak inovasi, maka yang diuntungkan adalah masyarakat.karena masyarakat akan sangat terbantu dengan bermacam-macam kemudahan yang berimbas pada berbagai kemajuan dalam berbagai macam sektor," katanya.
Samsul berharap, usai menerima penghargaan agar kalurahan tak berhenti melahirkan kreativitas dalam memaksimalkan layanan kepada masyarakat.
"Penghargaan ini agar dapat menjadi motivasi, baik bagi pemenang maupun bagi kalurahan lain," katanya.
Samsul menambahkan, pihaknya memiliki target pada tahun 2024 untuk mengintegrasikan lomba menjadi satu wadah di dalam kegiatan evaluasi kalurahan inovatif.
"Harapannya nanti satu kali lomba sudah mewadahi semua lomba, tinggal nanti kita atur secara teknis, terkait indikator dan lain sebagainya," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
