Logo Header Antaranews Jogja

458 rumah warga terendam banjir

Rabu, 17 Januari 2024 01:01 WIB
Image Print
Sebanyak 400 rumah warga di Kelurahan Gedung Nasional Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terendam banjir, karena hujan lebat disertai air pasang laut. (HO/BPBD Babel)

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir dengan ketinggian antara 20 hingga 30 cm terjadi di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung yang menyebabkan 458 rumah terendam.

"Pasca kejadian banjir sebanyak 458 unit rumah terendam banjir dan 2 unit kantor pemerintahan, Kantor Lurah Genas dan Koramil Tamansari terdampak," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya disiarkan di Jakarta, Selasa.

Abdul menyebut laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB), wilayah terdampak meliputi kelurahan Bukit Sari, Air Kepala Tujuh, Tuatunu Indah, Kacang Pedang di kecamatan Gerunggang. Kelurahan Rejasari di Kecamatan Pangkal Balam. Kelurahan Kejaksaan, Genas, Batin Tikal di kecamatan Tamansari, dan kelurahan Sriwijaya di kecamatan Grimaya. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

Banjir terjadi pada Senin (15/1), diakibatkan hujan berlangsung selama selama lima jam dengan intesitas sedang hingga lebat disertai angin kencang ditambah pasang air laut di angka 2,6 meter.

Menurut laporan Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Pangkalpinang Dedy Revandi, Tim Satuan Reaksi Cepat (BPBD) setempat melakukan pendataan jumlah rumah dan jiwa yang terdampak dan membantu pembersihan rumah warga yang terdampak banjir dan genangan.

Selain itu, BPBD Kota Pangkalpinang juga melakukan koordinasi dengan pihak RT/RW di wilayah terdampak, dan melakukan pemantauan di daerah banjir dan genangan.

"Fokus penanganan di bulan Desember hingga Januari antisipasi pada banjir rob ditambah kondisi cuaca yang ekstrim di siang hari. Kondisi wilayah pesisir dan juga di titik rawan dataran rendah di Pangkalpinang. Sehingga penanganan banjir melihat kondisi pasang surut air laut," kata Dedy.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BNPB: Banjir Kota Pangkalpinang sebabkan 458 rumah terendam



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026