Logo Header Antaranews Jogja

Catatan kecil usai pesta demokrasi di tanah air

Senin, 2 Juni 2025 15:05 WIB
Image Print
Ilustrasi warga Filipina antusias mengikuti kegiatan pemilihan umum krusial. /ANTARA/Anadolu/py

Dengan jeda waktu ini, persiapan tahapan pelaksanaan ini dapat dioptimalkan untuk mempersiapkan pasal-pasal pengawasan secara lebih efektif. Dengan waktu yang lebih longgar maka persiapan yang dilakukan dapat lebih baik, karena tidak ada tahapan-tahapan pelaksanaan yang berhimpitan.

Jika belajar dari Pemilu 2024 ada beberapa tahapan yang berhimpitan sehingga memecah konsentrasi kinerja penyelenggara pemilu dalam mempersiapkan tahapannya. Sehingga jika ada jeda waktu yang cukup tentu penyelenggara bisa lebih optimal dalam melakukan persiapan, baik itu KPU maupun Bawaslu.

Pemilu dan pilkada yang berhimpitan waktunya juga ditengarai membuat tingkat partisipasi pemilih menurun karena adanya kejenuhan dari pemilih.

Sebagai contoh, dalam pelaksanaan pemilihan presiden dan legislatif, tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Sleman bisa mencapai angka 90 persen. Namun pada pilkada, tingkat partisipasi pemilih hanya  sekitar 75 persen.

Adanya penurunan angka partisipasi pemilih ini menggambarkan secara sekilas bahwa memang tingkat partisipasi itu terdampak dari pelaksanaan pemilu dan pilkada yang saling berdekatan waktunya di tahun yang sama.

Dengan adanya jeda,  penyelenggara bisa lebih efektif dalam melakukan sosialisasi maupun dalam upaya mendorong partisipasi pemilih dalam tahapan pelaksanaan pemilu.

Mungkinkah terbuka peluang untuk adanya perubahan dalam pelaksanaan pesta demokrasi di tanah air? Sejak era reformasi,  telah beberapa kali ada perubahan penyelenggaraan pemilihan. Berubah untuk lebih baik, tentunya menjadi harapan semua orang.

Baca juga: Ketua Komisi II DPR dukung pemilu dan pilkada digelar di tahun berbeda

Baca juga: KPU usulkan ada jeda tahapan pemilu dan pilkada





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Catatan usai hajatan pesta demokrasi di tanah air



COPYRIGHT © ANTARA 2026