Logo Header Antaranews Jogja

Wabup Bantul ingatkan pentingnya anak yatim piatu fokus belajar

Rabu, 9 Juli 2025 15:05 WIB
Image Print
Penyaluran santunan berupa uang dan peralatan sekolah bagi anak yatim-piatu di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Selasa (8/7/2025) ANTARA/HO-Kominfo Bantul

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyebut pentingnya fokus belajar bagi anak-anak baik anak yatim, piatu, maupun yatim piatu demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Jangan memikirkan hal yang sulit, yang penting tugasnya belajar dan sekolah. Yang memikirkan adalah pemerintah, Insya Allah pemerintah daerah akan membantu semampunya," kata Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta di Bantul, Rabu.

Menurut dia, kesejahteraan warga Bantul, termasuk anak yatim piatu, masuk dalam 20 program unggulan Bantul. Oleh karena itu Pemkab Bantul berupaya mewujudkan itu, salah satunya melalui penyaluran santunan berupa uang dan peralatan sekolah kepada anak yatim piatu.

Baca juga: TWC santuni 50 anak yatim-piatu di Prambanan Sleman

Santunan untuk anak di setiap kelurahan itu bagian dari komitmen Pemkab Bantul dalam meningkatkan kesejahteraan sosial anak-anak yang kehilangan orang tua, serta sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda di wilayah Bantul.

"Pemkab minta agar anak-anak fokus belajar dan sekolah. Kepada orang tua, wali, dan pendamping, untuk memastikan kelancaran pendidikan anak-anak demi mewujudkan Indonesia Emas 2045," katanya.

Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul Pambudi Arifin Rakhman mengatakan penyaluran santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bantul kepada anak-anak yatim, piatu, maupun yatim piatu.

Baca juga: YBI Korsel bantu paket anak yatim piatu yang bersekolah

Salah satunya, kata dia, penyaluran santunan kepada 167 anak yatim, piatu, dan yatim piatu di Kelurahan Pleret, yang memiliki dua tujuan yakni meringankan beban orang tua atau wali dalam kehidupan sehari-hari, serta anak-anak tetap terpenuhi hak-hak mereka.

"Agar tetap mendapatkan hak-hak dasarnya, baik di bidang pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Sehingga akan dapat tumbuh menjadi anak yang sukses seperti anak-anak lainnya yang tidak yatim maupun yatim piatu," katanya.

Pemerintah daerah berharap kegiatan santunan tersebut tidak sekadar menjadi acara seremonial, tetapi benar-benar mencerminkan perhatian masyarakat terhadap masa depan anak-anak yang kelak akan menjadi generasi penerus bangsa.

Baca juga: Peringati HUT ke-50 PDI Perjuangan, PAC Ngampilan berbagi santunan untuk yatim piatu

Baca juga: Penerima bantuan sosial di Sleman diminta bijak gunakan bantuan

Baca juga: Baznas Kulon Progo menyantuni ratusan anak yatim piatu



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026