Logo Header Antaranews Jogja

PBB: Sejak Mei sedikitnya 798 warga Palestina tewas saat antre bantuan di Gaza

Sabtu, 12 Juli 2025 20:09 WIB
Image Print
Warga Palestina yang mengungsi mengambil air di dekat tempat penampungan sementara di Kota Gaza, pada 7 Juli 2025. ANTARA/Xinhua/Mahmoud Zaki

Jenewa (ANTARA) - Sedikitnya 798 warga Palestina tewas oleh pasukan militer Israel selagi mereka mengakses bantuan kemanusiaan di Gaza sejak akhir Mei 2025, lapor Kantor Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) pada Jumat.

Juru bicara kantor OHCHR mengatakan kepada wartawan bahwa 615 korban di antaranya terbunuh di sekitar pusat distribusi bantuan yang dioperasikan Yayasan Kemanusiaan Gaza sejak 27 Mei, sedangkan 183 lainnya terbunuh di sepanjang rute konvoi bantuan.

Jumlah korban tewas yang mengkhawatirkan itu muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran dunia atas mekanisme distribusi yang saat ini berlaku di Gaza.

Baca juga: "One Million Women for Gaza" ajak boikot produk Israel

Awal Juli ini sebanyak 169 organisasi kemanusiaan menyerukan diakhirinya sistem distribusi bantuan yang dipimpin Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang dikelola Yayasan Kemanusiaan Gaza.

Mereka mengutip laporan bahwa warga Palestina ditembak dan dibunuh oleh pasukan Israel saat menunggu bantuan di dekat lokasi yayasan tersebut.

Organisasi-organisasi itu mendesak agar pendistibusian bantuan kembali ke mekanisme yang dipimpin PBB, yang beroperasi di Gaza hingga Maret, ketika Israel memperketat blokadenya di wilayah tersebut.

Baca juga: Direktur RS Indonesia di Gaza gugur usai serangan Israel

Bantuan kemanusiaan ke Gaza mulai diizinkan masuk secara bertahap sejak akhir Mei, namun didistribusikan melalui yayasan tersebut. Banyak kelompok bantuan internasional menolak bekerja sama karena hubungannya dengan otoritas Israel.

Melalui pernyataan bersama, organisasi-organisasi bantuan kemanusiaan itu mengkritik Yayasan Kemanusiaan Gaza karena mengambil alih proses distribusi bantuan, memperingatkan bahwa operasi mereka telah menyebabkan kondisi berbahaya dan mematikan bagi warga sipil.

Penandatangan pernyataan tersebut meliputi organisasi dari Eropa, AS dan Israel, yang bergerak di bidang bantuan makanan dan medis, pembangunan serta hak asasi manusia (HAM).

Sumber: WAFA

Baca juga: Serangan Israel tewaskan direktur RS Indonesia beserta keluarga di Gaza

Baca juga: Sudah hampir 100 ribu warga Palestina tewas di Gaza

Baca juga: Kapal Madleen bantuan untuk Gaza dicegat Israel, relawan ditangkap



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sejak Mei 798 warga Palestina tewas selagi antre bantuan di Gaza



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026