Logo Header Antaranews Jogja

Surakarta luncurkan 54 Koperasi Kelurahan, Bank Jateng jadi mitra strategis

Minggu, 20 Juli 2025 11:35 WIB
Image Print
Penyerahan Akta Notaris dan Surat Keputusan (SK) Badan Hukum kepada 54 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang yang digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perindustrian (Dinkop UKMP) Kota Surakarta, bekerja sama dengan Bank Jateng Cabang Surakarta, di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, Senin (16/6/2024). ANTARA/HO-Bank Jateng

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta meluncurkan 54 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah menerima akta notaris serta SK Badan Hukum. Kegiatan ini digelar di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perindustrian (Dinkop UKMP) Kota Surakarta, bekerja sama dengan Bank Jateng Cabang Surakarta.

Peluncuran koperasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun ekonomi berbasis kewilayahan yang mandiri dan inklusif. Koperasi Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu mendorong literasi keuangan, memperkuat jaringan usaha mikro, serta membuka akses terhadap layanan keuangan formal bagi masyarakat kelurahan.

"Koperasi Merah Putih menjadi simbol kemandirian masyarakat. Saya berharap koperasi-koperasi ini tidak hanya menjadi penggerak ekonomi lokal, tetapi juga memberikan dampak positif yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Wali Kota Respati Ardi, menyambut baik terjalinnya kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan sektor perbankan.

Acara ini turut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kota Surakarta Agung Harsakti Pancasila, Kepala Dinkop UKMP Wahyu Kristina, para camat dan lurah, serta ratusan anggota koperasi. Kehadiran Bank Jateng sebagai mitra utama juga menjadi sorotan penting dalam penguatan koperasi di tingkat kelurahan.

Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta memberikan pembekalan dan sosialisasi terkait layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan koperasi. Salah satu inisiatif unggulan adalah pemanfaatan koperasi sebagai agen laku pandai, jaringan perbankan digital yang memungkinkan layanan keuangan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.

“Kami ingin koperasi-koperasi ini tidak hanya memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga memanfaatkan berbagai produk dan layanan perbankan untuk memperkuat ekonomi mereka,” Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta Pramudjianto.

Menurutnya, melalui peran sebagai agen laku pandai, koperasi dapat membuka akses ke layanan transaksi keuangan, simpan-pinjam, hingga pembayaran digital bagi warga sekitar.

“Dengan menjadi agen laku pandai Bank Jateng, koperasi akan memiliki kesempatan untuk meningkatkan pendapatan melalui layanan keuangan inklusif yang bisa diakses langsung oleh masyarakat. Selain itu, kami siap mendukung koperasi dalam pengelolaan rekening dan transaksi finansial, agar mereka bisa lebih berkembang dan memberikan manfaat lebih bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Bank Jateng tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam mendukung visi ekonomi kerakyatan yang diusung Pemkot Surakarta.

“Kami melihat potensi besar dalam keberadaan koperasi kelurahan yang dapat menggerakkan perekonomian lokal. Bank Jateng akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kota, untuk memastikan koperasi-koperasi ini tidak hanya berfungsi secara legal, tetapi juga berkelanjutan dan semakin maju dalam mengelola usaha mereka,” tegas Pramudjianto.

Dengan telah dikantonginya badan hukum yang sah, koperasi-koperasi ini kini siap melangkah untuk menjalin kemitraan lebih luas, baik dengan sektor perbankan maupun dengan pelaku usaha lokal, sekaligus menjadi simpul strategis dalam pembangunan ekonomi wilayah.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026