Logo Header Antaranews Jogja

Sejumlah warga melihat-lihat gerbang Gedung DPR pascaunjuk rasa

Sabtu, 30 Agustus 2025 09:54 WIB
Image Print
Sejumlah warga, termasuk seorang pengemudi ojek online (kiri), sengaja memberhentikan kendaraannya untuk melihat kondisi pascaunjuk rasa di depan gerbang utama Gedung DPR atau kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/8/2025). ANTARA/Rio Feisal

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah warga sengaja mengunjungi gerbang utama Gedung DPR atau kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu pagi, untuk melihat-lihat kondisi pascaunjuk rasa yang terjadi pada Jumat (29/8).

ANTARA yang ada di lapangan, warga yang datang melihat-lihat itu terjadi sejak pukul 09.10 WIB, ada yang tiba sendirian atau bersama keluarganya di depan gerbang Gedung DPR menggunakan sepeda motor, dan mengabadikan sejumlah gambar. "Sengaja lihat gedung DPR dan melihat situasi juga," kata Kicon yang membawa adik dan anaknya.

Baca juga: Massa anarkis bakar sejumlah mobil di kantor Gubernur Jateng

Selain dia, ada Rosita yang pergi ke Gedung DPR bersama suaminya dengan sengaja melihat situasi pascaunjuk rasa.

"Ya kemarin-kemarin kan kita melihat ramai kondisi di sini, tetapi setelah melihat situasinya enggak seperti kemarin," kata Rosita.

Sebelumnya, terjadi sejumlah aksi unjuk rasa di Jakarta, termasuk di depan gerbang utama Gedung DPR.

Baca juga: Kapolda: Lima anggota polisi di Jambi terluka akibat demo anarkis

Namun pada Kamis malam (28/8), Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek daring, meninggal dunia akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri di tengah kericuhan antara demonstran dan petugas kepolisian di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat,.

Kericuhan di Pejompongan tersebut terjadi setelah berbagai elemen masyarakat yang menggelar unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dipukul mundur oleh polisi.

Baca juga: Massa bakar sebagian Halte Transjakarta Senen Toyota Rangga

Kadiv Propam Polri, Inspektur Jenderal Polisi Abdul Karim, Jumat dini hari (29/8), mengungkapkan, ada tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat dan berada di dalam rantis tersebut, dan mereka kini masih dalam proses pemeriksaan.

Insiden yang menewaskan Affan tersebut memicu unjuk rasa susulan yang melibatkan ratusan anggota masyarakat dan sejawat pengemudi ojek daring di depan Mako Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat.

Baca juga: Demo di Brimob Kwitang, tembakan gas air mata vs bom molotov

Sementara Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Suheri, di Jakarta, Jumat (29/8), mengungkapkan tujuh nama anggota Brimob yang diduga berada dalam rantis yang melindas Affan Kurniawan hingga meninggal dunia, yakni Aipda M Rohyani, Briptu Danang, Bripda Mardin, Baraka Jana Edi, Baraka Yohanes David, Bripka Rohmat, dan Kompol Cosmas Kaju.







Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sejumlah warga melihat-lihat gerbang Gedung DPR pascaunjuk rasa



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026