
UMBY rayakan Dies Natalis dengan kegiatan akademik dan non-akademik

Yogyakarta (ANTARA) - Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) merayakan Dies Natalis ke-39 dengan tema "Empowering Global Academic Excellence through Culture and Technology (Meningkatkan Keunggulan Akademik Global melalui Budaya dan Teknologi)" dengan menggelar kegiatan di bidang akademik dan non-akademik.
Rektor UMBY Dr. Ir. Agus Slamet, S.TP., M.P., MCE dalam sambutan pada Dies Natalis di Yogyakarta, Rabu, mengatakan untuk kegiatan bidang akademik dilaksanakan pada tingkat fakultas antara lain Seminar Internasional yang akan dilaksanakan pada Desember 2025.
"Bidang non akademik kegiatannya antara lain pemberian bantuan sosial, pemberian CSR (corporate social responsibility) ke masyarakat, ziarah ke makam pendiri universitas, jalan sehat, tasyakuran Dies Natalis dan lain-lain," katanya.
Ada sebanyak 950 paket sembako yang disalurkan kepada warga sekitar perguruan tinggi, pembagian sembako menjadi wujud nyata komitmen universitas tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga kepedulian sosial kepada masyarakat.
Pembagian sembako yang dilakukan disela Dies Natalis tersebut disambut antusias warga di sekitar perguruan tinggi, karena bagi mereka, bantuan tersebut sangat berarti di tengah harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi.
Rektor UMBY mengatakan, pada usianya ke-39, kampus ini mencatat sejumlah prestasi, diantaranya mahasiswa baru pada tahun akademik 2025/2026 mencapai 1.429 orang dengan total mahasiswa aktif 8.644 orang.
"UMBY juga memperoleh pengakuan dalam pemeringkatan. Berdasarkan UniRank, UMBY menempati urutan 103 nasional, peringkat 11 di DIY untuk gabungan PTN-PTS, serta posisi tujuh khusus PTS di DIY. Pada pemeringkatan Edurank, UMBY di posisi 138 nasional dan peringkat delapan di DIY," katanya
Saat ini UMBY memiliki 16 program studi, terdiri dari satu program profesi, 13 program sarjana, dan dua program magister. Empat program studi meraih akreditasi Unggul, empat program studi berakreditasi A, serta beberapa program lain berakreditasi B dan Baik Sekali.
Selain itu, UMBY telah menerapkan sistem manajemen keamanan informasi dengan ISO 27001:2013. "Sesuai visi UMBY, kami ingin menjadi universitas unggul di bidang sociopreneur di tingkat nasional yang berwawasan internasional pada tahun 2029," kata Rektor.
Pada 2025, tiga dosen UMBY menyelesaikan studi doktoral, sedangkan 36 dosen lainnya masih menempuh pendidikan S3 di dalam maupun luar negeri. Harapannya, dalam dua sampai tiga tahun ke depan lebih dari 60 persen dosen UMBY bergelar doktor.
Dalam hal jabatan fungsional, UMBY sekarang ini memiliki 34 asisten ahli, 79 lektor, 21 lektor kepala, serta enam guru besar. Tiga profesor baru resmi dikukuhkan tahun ini.
Dalam bidang riset, UMBY memperoleh pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat dari Kemendikbudristek sebesar Rp1,2 miliar serta pendanaan internal lebih dari Rp3,1 miliar. Prodi Matematika mendapat hibah Program Kompetensi Kampus Berdampak sebesar Rp403 juta.
UMBY baru saja menempati peringkat kedua nasional dalam penerimaan pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Batch III.
"Capaian tersebut merupakan modal berarti bagi UMBY untuk menapak di masa depan. Segenap civitas akademika mempunyai komitmen bersama untuk meningkatkan mutu layanan Tridharma Perguruan Tinggi, tidak saja dalam tataran nasional, tetapi juga di kancah regional dan internasional," katanya.
Ke depan, UMBY berencana memperbarui sarana-prasarana kampus, menyelesaikan pembangunan UPT Teaching FarmFakultas Agroindustri, meningkatkan jumlah mahasiswa baru, memperbesar hibah penelitian serta menambah jumlah profesor.
Rektor juga mengucapkan terima kasih untuk segenap civitas akademika dan tenaga kependidikan atas kerja keras dan komitmen. Walaupun demikian, pihaknya mengingatkan tantangan ke depan adalah upaya mempertahankan prestasi, bahkan ditingkatkan agar semakin baik.
"Saya selaku Rektor UMBY selalu berharap, agar kita selalu memperbarui komitmen, inovasi dan terus meningkatkan kinerja untuk mewujudkan hari depan yang lebih baik," katanya.
Pewarta : HRI
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
