
Wabup Bantul: Pekerja sosial jadi garda terdepan dampingi pemerintah

Bantul (ANTARA) - Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyebut Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) yang terbentuk di daerah itu menjadi garda terdepan dalam mendampingi pemerintah setempat untuk melaksanakan pembangunan.
"Para pekerja sosial masyarakat merupakan garda terdepan dalam mendampingi pemerintah, khususnya dalam memberikan pelayanan sosial, informasi, serta solusi atas permasalahan sosial warga," kata dia saat pelantikan IPSM Bantul periode 2025-2030 di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa.
Menurut dia, peran Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat Bantul sebagai sentral dalam mendukung kegiatan terkait dengan kesejahteraan sosial serta penanganan masalah sosial di daerah ini.
Oleh karena itu, ia memberi apresiasi atas terbentuk kepengurusan baru IPSM Bantul.
Ia mengharapkan organisasi itu gerak cepat dalam menangani persoalan sosial di masyarakat.
"Organisasi ini juga berperan strategis sebagai wadah koordinasi, konsultasi, serta peningkatan kapasitas pekerja sosial masyarakat di Kabupaten Bantul," katanya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bantul Sukrisna Dwi Susanta mengatakan pengukuhan IPSM Bantul ini atas dasar kesejahteraan sosial dan pekerja sosial masyarakat yang tercantum dalam Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
Selain itu, kata dia, pengukuhan dan pelantikan IPSM Bantul yang berjumlah 46 orang tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial Masyarakat.
"Pengurus IPSM Bantul periode 2025-2030 yang sebanyak 46 orang terdiri dari unsur pensiunan aparatur sipil negara (ASN), P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), pamong, pendamping sosial, relawan, tokoh masyarakat dan pendidik," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
