"Mis-Qall Lamp" karya siswa MAN IC Pekalongan raih medali perak di FIKSI 2025

id MAN IC Pekalongan, MAN Insan Cendekia, FIKSI, 2025, raih medali,limbah,inovasi,siswa,siswa man ic pekalongan

"Mis-Qall Lamp" karya siswa MAN IC Pekalongan raih medali perak di FIKSI 2025

Dua siswa MAN Insan Cendekia Pekalongan Bima Irfan Zidny dan Ryan Zakinnaja Giggs, berhasil meraih Medali Perak (Runner Up) di ajang Grand Final Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2025.  ANTARA/HO-Ist

Yogyakarta (ANTARA) - Karya inovatif Mis-Qall Lamp dari dua siswa MAN Insan Cendekia Pekalongan Bima Irfan Zidny dan Ryan Zakinnaja Giggs, berhasil meraih Medali Perak (Runner Up) di ajang Grand Final Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2025.

Produk keduanya yang memadukan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan ini tampil gemilang dalam kompetisi yang diselenggarakan pada 26–30 Oktober 2025 di Hotel Grand Mercure Gatot Subroto, Jakarta.

Mis-Qall Lamp adalah lampu relaksasi multifungsi yang berfungsi sebagai media meditasi, aromaterapi, dan penghasil musik religi. Terbuat dari limbah bonggol jagung, produk ini dilengkapi dengan sentuhan kaligrafi dan batik khas Pekalongan, yang menjadikannya tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga sarat akan nilai seni dan budaya lokal.

Keberhasilan Bima dan Ryan di ajang bergengsi ini membuktikan bahwa inovasi dan kepedulian terhadap lingkungan dapat bersatu menghasilkan karya yang bermanfaat.

"Ini baru awal kami. Semoga inovasi kami bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat," kata Rian yang juga mengajak adik Angkatan terus semangat, tidak takut mencoba hal baru, dan menjadikan kegagalan sebagai pelajaran.

Hal sama juga disampaikan Bima yang mengajak untuk semua anak-anak muda terus berinovasi.

"Jangan pernah berhenti berinovasi. Masalah baru akan terus bermunculan dan anak mudalah yang bertugas menyelesaikannya dengan inovasi," katanya.

Kepala MAN Insan Cendekia Pekalongan Khoirul Anam mengapresiasi prestasi tim FIKSI yang mengharumkan nama madrasah.

"Karya ini menunjukkan bahwa semangat inovasi dan kolaborasi dapat menciptakan solusi yang ramah lingkungan dan bermanfaat,” ujarnya.

Sang pembimbing Faiz Fakhruddin juga berharap pencapaian ini bisa memotivasi generasi muda Indonesia untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya-karya yang memberikan dampak positif.

FIKSI 2025 mengusung prinsip inklusivitas, keberlanjutan, dan inovasi, dengan fokus pada kewirausahaan berbasis ekonomi hijau, ekonomi kreatif, dan ekonomi digital, yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan lingkungan.

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.