Bantul (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mendistribusikan logistik ke kelurahan-kelurahan guna mendukung kesiapsiagaan personel yang siaga di pos pantau banjir dan longsor dalam menghadapi musim hujan akhir 2025.
"Kami berada di Kelurahan Imogiri dalam rangka distribusi support logistik pos pantau banjir dan longsor," kata Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Jumat.
Menurut dia, logistik yang didistribusikan ke kelurahan antara lain berupa permakanan ringan maupun peralatan pendukung lain bagi relawan bencana yang melakukan piket jaga di pos siaga banjir dan longsor.
Selain ke kelurahan Imogiri, kata dia, distribusi logistik untuk kesiapsiagaan relawan juga didistribusikan ke kelurahan lain di wilayah Bantul yang telah mengaktifkan pos pantau banjir dan longsor pada musim hujan ini.
"Ada dukungan logistik untuk 18 pos siaga banjir dan longsor di kelurahan-kelurahan. Sebanyak 18 pos ini berdasarkan potensi bencana dan keaktifan kelurahan dalam hal pelaporan dan komunikasi," katanya.
Menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi pada musim hujan saat ini, kata dia, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, guna meminimalisir dampak yang diakibatkan cuaca ekstrem.
"Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bila tampak mendung dan angin kencang, terutama masyarakat yang ada di daerah rawan longsor, dekat sungai, maupun pepohonan yang tinggi," katanya.
Dia mengatakan apabila terjadi bencana banjir dan tanah longsor segera melakukan penyelamatan diri dan keluarga terlebih dahulu, kemudian menghubungi relawan di pos banjir dan longsor kelurahan maupun BPBD Bantul.
"Masyarakat diimbau agar juga selalu mengikuti perkembangan dan update informasi cuaca terkini dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) melalui BPBD Bantul," katanya.
