Logo Header Antaranews Jogja

Ekuador naikkan tarif minyak mentah dari Kolombia 900 persen

Rabu, 28 Januari 2026 06:15 WIB
Image Print
ilustrasi - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono (dua kanan) berbincang dengan Menteri Luar Negeri Ekuador, Gabriela Sommerfeld (tiga kanan) dalam pertemuan bilateral di di sela Pekan Tingkat Tinggi Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York, Amerika Serikat, Kamis (25/9/2025). ANTARA/Kuntum Riswan.

Caracas (ANTARA) - Ekuador mengumumkan pada Selasa bahwa mereka telah menaikkan tarif minyak mentah yang diangkut dari Kolombia sebesar 900 persen sebagai respons atas keputusan Bogota untuk menghentikan ekspor listrik mulai 1 Februari.

Tarif yang dibayarkan Kolombia untuk setiap barel minyak yang melewati Sistem Pipa Minyak Trans-Ekuador (SOTE) naik dari 3 dolar AS (sekitar Rp50 ribu) menjadi 30 dolar A (Rp500 ribu).

Bogota belum memberikan pernyataan apa pun terkait keputusan tersebut.

Baca juga: Gempa 6,1 magnitudo di Ekuador sebabkan 20 orang terluka dan ratusan rumah hancur

Baca juga: AS jatuhkan sanksi pada Presiden Kolombia terkait perdagangan narkoba

Kedua negara bertetangga itu tengah berselisih akibat kurangnya kerja sama di tengah operasi yang sedang berlangsung melawan kartel narkoba dan terkait keamanan perbatasan.

Bogota pada 23 Januari mengatakan akan menangguhkan ekspor listrik ke Ekuador mulai Februari.

Sementara itu, Presiden Ekuador Daniel Noboa pada 22 Januari mengumumkan tarif sebesar 30 persen terhadap produk impor dari Kolombia. Noboa beralasan negaranya tidak menerima dukungan yang cukup dalam perang melawan narkoba.

Sumber: Anadolu


Baca juga: Piala Dunia U-20: Kolombia raih peringkat ketiga usai kalahkan Prancis






Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ekuador naikkan tarif minyak mentah dari Kolombia ke 900 persen



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026