
Pemkab Bantul fokus selesaikan pembangunan gerai kopdes di 10 kelurahan

Bantul (ANTARA) - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta fokus menyelesaikan pembangunan gerai perlengkapan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di 10 kelurahan di daerah itu.
Kepala Dinas KUKMPP Kabupaten Bantul Prapta Nugraha di Bantul, Rabu, mengatakan secara umum para pengurus KDMP di 75 kelurahan se-Bantul sedang mempersiapkan lahan dan persyaratan teknis untuk membangun gerai perlengkapan kopdes.
"Namun saat ini kita masih fokus di 10 kelurahan, yang lain baru persiapan persyaratan teknis baik di sisi administratif termasuk pengajuan izin ke Gubernur untuk penggunaan lahan," katanya.
Pihaknya tidak hafal 10 kelurahan yang sudah siap dan proses pembangunan gerai perlengkapan kopdes tersebut, namun di antaranya di Kelurahan Tirtonirmolo Kasihan, Kelurahan Trimurti Srandakan dan Kelurahan Srigading Sanden.
"Jadi yang 10 kelurahan itu lahan sudah siap tinggal proses membangun saja, dan seluruh administrasi sudah proses, sudah diurus," katanya.
Prapta mengatakan DKUKMPP Kabupaten Bantul selaku instansi yang berwenang mengurusi kopdes bersama pihak terkait mendorong agar kelurahan sisanya segera mempersiapkan lahan termasuk hal-hal yang bersifat teknis dan administratif.
"Yang sisanya di 65 kelurahan masih dipersiapkan perizinan, tetapi kalau target kami tidak bisa menentukan," katanya.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan sekarang ini pemerintah tengah kembali memberikan perhatian terhadap koperasi, terlebih dengan adanya misalnya Kopdes Merah Putih yang dibangun di tingkat kelurahan.
"Presiden menyampaikan pesan bahwa kita harus kembali ke ekonomi kerakyatan untuk menetralisir, atau mengurangi hegemoni dari bentuk-bentuk dan praktik ekonomi kapitalis yang monopolistik itu," katanya.
Dengan demikian, kata Bupati Halim, koperasi seharusnya diberikan ruang dan peluang yang lebih besar, dan sebagai satu prototipenya adalah Koperasi Desa Merah Putih.
"Dan koperasi-koperasi yang lain ini juga harus mendapat perhatian yang sama," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
