
BPBD Bantul fokus lakukan mitigasi kurangi risiko dampak bencana

Bantul (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta bersama pemerintah provinsi fokus melakukan mitigasi bencana atau langkah langkah dalam upaya mengurangi risiko dan dampak bencana alam di masyarakat.
Sekretaris BPBD Bantul Ribut Bimo Haryo Tejo di Bantul, Kamis, mengatakan serangkaian upaya mitigasi bencana dilakukan setelah beberapa waktu terakhir Kabupaten Bantul dilanda berbagai bencana seperti banjir, angin kencang dan gempa bumi belum lama ini.
"Kemarin ada kunjungan dari Komisi A DPRD DIY itu menyampaikan kepada kami bahwasanya Pemerintah Daerah (Pemda) DIY dengan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bantul itu akan memfokuskan kaitannya dengan mitigasi bencana," katanya.
Dalam mitigasi bencana, kata dia, BPBD Bantul mengoptimalkan peran dan fungsi relawan yang tergabung dalam forum pengurangan resiko bencana (FPRB) yang terdapat di 75 kelurahan, guna memantau situasi dan wilayah masing masing.
Baca juga: Bupati minta masyarakat Bantul mewaspadai potensi bencana
Dia juga mengatakan, sampai saat ini BPBD Bantul sudah berusaha semaksimal mungkin melakukan asesmen atau proses identifikasi dan analisis terhadap dampak-dampak bencana yang sudah terjadi di Bantul, baik itu banjir, angin kencang dan sebagainya.
"Sudah kita asesmen, kita tinggal nunggu realisasi saja apa yang akan kita tindaklanjuti, yang jelas Pemkab Bantul maupun Pemda DIY siap, dan masyarakat kami harap untuk tenang mengikuti apa perkembangan perkembangan yang akan kita sampaikan," katanya.
Dia mengatakan, dalam rangka mendukung langkah mitigasi bencana tersebut, Pemkab Bantul juga menyediakan anggaran belanja tak terduga (BTT), yang sewaktu waktu dapat digunakan apabila dibutuhkan dalam penanganan bencana.
Baca juga: BPBD Bantul mengimbau masyarakat tingkatkan kewaspadaan puncak musim hujan
Namun demikian, kata dia, pihaknya belum bisa menyebutkan alokasi anggaran BTT tahun 2026, namun pemerintah daerah siap memberikan bantuan bagi masyarakat korban bencana, seperti dampak gempa bumi magnitudo 4,4 di Bantul pada Selasa (27/1).
"Menurut asesmen kami kalau terjadi lagi gempa yang cukup membahayakan, kalau perlu bantuan kita akan memberikan dalam bentuk material maupun semen dan sebagainya. Karena dalam hal ini, BPBD selalu siap dalam menghadapi segala bencana yang ada di Bantul," katanya.
Baca juga: Bantul siapkan Rp2,3 miliar benahi infrastruktur rusak dampak bencana
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
