
Menko Polkam mengapresiasi TNI dan Polri soal penanganan penembakan pesawat

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI Djamari Chaniago mengapresiasi TNI dan Polri lantaran dinilai sigap dalam bertindak saat peristiwa penembakan pesawat di Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2).
"Secara khusus saya menyampaikan terima kasih pada Kapolda Papua yang telah menyelesaikan masalah penembakan dua pilot oleh Kelompok Bersenjata di Papua," kata Djamari dalam rapat pimpinan Polri yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur seperti siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis.
Dalam rapat tersebut, Djamari mengatakan dirinya memberi perhatian khusus pada peristiwa itu sejak pertama kali laporan insiden diterima dirinya.
Dirinya pun berupaya berkoordinasi dengan aparat agar proses pengamanan wilayah bandara dan evakuasi berjalan aman, tertib, dan lancar.
Selain itu, lanjut Djamari, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan aparat untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan yang dapat membahayakan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Djamari juga menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga dua pilot yang tewas dalam insiden penembakan tersebut.
Guna memastikan kejadian serupa tidak terulang, Djamari pun meminta TNI dan Polri memperkuat pengawasan di wilayah Papua. Dengan kolaborasi yang kuat, Djamari yakin TNI dan Polri akan menciptakan situasi yang aman di Papua.
"Tidak akan ada perjalanan kepolisian yang rapih sampai sasaran kalau tidak bersama dengan komponen lain, tentara juga sama. Oleh karenanya rasa persatuan di antara kita harus tetap dijaga," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menko apresiasi TNI dan Polri soal penanganan penembakan pesawat
Pewarta : Walda Marison
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
