
Pemkab sebut stok daging ayam awal Ramadhan aman meski harganya naik

Bantul (ANTARA) - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebut stok daging ayam di pasar rakyat daerah ini aman dan mencukupi meski harganya mengalami kenaikan pada awal bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
"Yang harganya agak naik sedikit itu cabai dan daging ayam, namun kalau stok daging ayam di kami masih cukup, belum ada kelangkaan," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Prapta Nugraha di Bantul, Jumat.
Menurut dia untuk stok daging ayam di Pasar Bantul, salah satu pasar rakyat terbesar di Kabupaten Bantul pada awal bulan puasa 2026 sekitar 220 kilogram, kemudian daging sapi stoknya sekitar 180 kilogram.
Sementara harga daging ayam, lanjut dia, di pasar rakyat pada awal bulan puasa ini rata-rata sekitar Rp38 ribu sampai Rp39 ribu per kilogram, naik sekitar Rp3.000 per kilogram dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
"Harga daging ayam sekarang di sekitar Rp39 ribu per kilogram, kalau sebelumnya Rp36 ribu per kilogram, kan daging ayam ini kebutuhan di bulan puasa naik untuk buka puasa, sehingga permintaan daging ayam naik," katanya.
Menurut dia tidak ada langkah khusus menghadapi kenaikan harga bahan pokok termasuk daging ayam tersebut, namun pihaknya memastikan pasokan daging ayam tidak ada kendala, dan sebagian dipasok dari peternak Bantul.
Sementara itu, pedagang daging ayam di Pasar Bantul, Noni Pratiwi mengaku merasakan peningkatan permintaan daging ayam pada awal bulan puasa, menurutnya masyarakat yang membeli daging di tempatnya untuk dikonsumsi pribadi.
"Selama Ramadhan ini, dalam sehari bisa menjual sekitar 30 kilogram daging ayam. Kalau hari biasa, dalam sehari ya terjual sekitar 20 kilogram daging ayam," katanya.
Namun demikian, pihaknya memastikan stok komoditas daging ayam aman, dalam sehari stok daging ayam di tempat dia berjualan bisa mencapai sekitar 35 sampai 40 kilogram.
"Kalau harga daging ayam memang naik, sebelumnya itu saya jual Rp36 ribu per kilogram, sekarang jadi Rp40 ribu per kilogram. Harganya naik sejak dua minggu terakhir," katanya.
Penjual daging ayam di Pasar Bantul lainnya, Suryanti mengatakan penjualan daging ayam di tempatnya stabil, rata rata satu kuintal per hari. Konsumen yang membeli tidak hanya untuk konsumsi pribadi, tapi juga dipakai sebagai bahan baku bakso.
Dia mengatakan stok daging ayam di tempatnya saat ini aman dan mencukupi permintaan pasar. Daging ayam yang dijual tersebut dipasok dari lokal atau peternak ayam wilayah Bantul.
"Kalau harga daging ayam saat ini dari Rp38 ribu sampai Rp40 ribu per kilogram. Itu karena kalau bulan puasa seperti ini kan yang dibutuhkan konsumen ada paha atas dan paha bawah," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
