Logo Header Antaranews Jogja

Siswi SD tewas akibat serangan AS di Iran menjadi 85 orang

Minggu, 1 Maret 2026 07:18 WIB
Image Print
Warga berkumpul di jalan setelah terjadi serangan di dekat Universitas Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026). Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran dengan beberapa rudal menghantam daerah Jomhouri serta tempat lain di Teheran, sementara ledakan juga terdengar di Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, dan Ilam. ANTARA FOTO/ Xinhua/tom.

Teheran (ANTARA) - Jumlah korban tewas di kalangan pelajar pada Sekolah Dasar Khusus Putri Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, meningkat menjadi 85 orang, lapor Kantor Berita Tasnim, Sabtu (28/2) mengutip otoritas setempat.

Sebelumnya pada hari yang sama, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan serta korban sipil.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan juga menargetkan infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Perwakilan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan bahwa Israel "salah perhitungan" dengan menyerang Iran.

Dengan mengutip pernyataan Kementerian Pendidikan Iran, Kantor berita ISNA melaporkan bahwa sekolah-sekolah di Iran telah ditutup atau untuk sementara beralih ke pembelajaran daring di tengah serangan AS dan Israel.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026