Logo Header Antaranews Jogja

Polda DIY menyiapkan 25 pos pengamanan mudik Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 19:55 WIB
Image Print
Kapolda DIY Inspektur Jenderal Anggoro Sukartono. ANTARA/Luqman Hakim/am.

Yogyakarta (ANTARA) - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan 25 pos pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan libur Lebaran 2026.

Kepala Polda DIY Inspektur Jenderal Polisi Anggoro Sukartono di kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa, mengatakan pos pengamanan tersebut akan didirikan di sejumlah titik strategis yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

"Akan ada 25 pos pengamanan Polri yang tersebar di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, baik kota maupun kabupaten, dan pada titik-titik tertentu jumlah personelnya akan diperbanyak," ujar Anggoro.

Menurut dia, pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Ketupat Progo 2026 yang digelar secara serentak pada 13 hingga 25 Maret 2026.

Anggoro mengatakan tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik berpotensi memunculkan sejumlah titik kerawanan, mulai dari kepadatan lalu lintas hingga potensi gangguan keamanan maupun risiko bencana akibat faktor cuaca.

"Mobilitas masyarakat yang sangat tinggi tentu akan memunculkan titik-titik kerawanan. Karena itu, rapat koordinasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan siap menghadapi kondisi tersebut," ujarnya.

Selain pengamanan lalu lintas, kepolisian bersama instansi terkait juga menyiapkan berbagai dukungan layanan selama periode mudik, termasuk pos kesehatan serta fasilitas istirahat di sejumlah tempat ibadah.

"Walaupun terdapat libur panjang, dipastikan rumah sakit dan puskesmas tetap beroperasi 24 jam," tutur Anggoro.

Beberapa simpul transportasi diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas selama periode mudik, di antaranya Stasiun Tugu dan Stasiun Lempuyangan sebagai pintu masuk utama penumpang kereta api.

Selain itu, pergerakan penumpang juga diprediksi meningkat di Bandara Adisutjipto dan Bandara Internasional Yogyakarta yang menjadi akses utama masyarakat menuju Yogyakarta melalui jalur udara.

Menurut Kapolda, lonjakan kunjungan juga diperkirakan terjadi di sejumlah kawasan wisata yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di berbagai ruas jalan menuju destinasi wisata maupun pusat keramaian kota.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Provinsi DIY memperkirakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran 2026 di wilayah tersebut dapat mencapai sekitar 8 juta orang.

Lonjakan mobilitas tersebut diperkirakan dipicu meningkatnya arus kunjungan wisata maupun pergerakan pemudik yang menjadikan Yogyakarta sebagai salah satu tujuan perjalanan selama masa libur lebaran.



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026