Logo Header Antaranews Jogja

Prabowo menegaskan Indonesia bersahabat dengan semua kekuatan dunia

Selasa, 10 Maret 2026 23:06 WIB
Image Print
Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam acara peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026). ANTARA/Andi Firdaus.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan posisi kebijakan luar negerinya Indonesia memelihara persahabatan dengan semua kekuatan dunia, dan Indonesia berkomitmen tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.

Di hadapan kelompok kiai, ulama, serta pejabat negara, Presiden Prabowo menjelaskan pilihannya itu merupakan jalan yang telah ditetapkan oleh para pendiri bangsa.

"Bangsa Indonesia di bawah kepemimpinan pemerintahan saya dan semua pembantu-pembantu saya, kita bertekad untuk memelihara persahabatan dan hubungan baik dengan semua bangsa, dengan semua negara, dengan semua kekuatan. Kita tidak mau campur tangan dalam urusan dalam negeri negara mana pun. Kita hormati semua kekuatan dunia, yang besar maupun yang kecil," kata Presiden Prabowo saat berpidato dalam acara peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Jakarta, Selasa malam.

"Ini adalah jalan yang telah ditunjuk oleh pendiri-pendiri bangsa kita. Ini juga ditunjuk oleh hampir semua guru-guru agama dari semua agama bahwa kita akan berusaha sangat keras untuk menjaga perdamaian," sambung Presiden.

Komitmen Presiden dan pemerintahan yang dia pimpin untuk menjaga perdamaian menjadi salah satu fokus dalam pidato Presiden Prabowo dalam acara peringatan Nuzulul Qur'an malam ini.

Dalam pidato yang sama, Presiden Prabowo mengakui butuh kerja yang sangat keras untuk menjaga dan memelihara perdamaian.

"Tentunya menjaga perdamaian itu tidak dengan cara hanya berdoa dan berharap, tetapi juga dengan ikhtiar, dengan kerja keras mencapai kesejahteraan dan keadilan. Kita sadari tidak mungkin (perdamaian, red.) jatuh dari langit tanpa ikhtiar dan usaha keras dari kita semua. Kita diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa kekayaan yang sangat besar," kata Presiden Prabowo.

Selepas membahas soal perdamaian, Presiden Prabowo kemudian memohon dukungan kelompok ulama, terutama untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Saya berterima kasih kepada para ulama, para ustaz, para pemimpin masyarakat. Mari kita bersatu, mari kita bekerja keras, mari kita amankan dan selamatkan seluruh rakyat kita. Saya mohon doa terus, saya mohon dukungan, kita akan berhasil. Kita akan unggul, kita akan mengatasi semua kesulitan," ujar Presiden.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo tegaskan Indonesia bersahabat dengan semua kekuatan dunia



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026