
Kapal feri di Pelabuhan Ketapang terbakar diduga karena korsleting

Banyuwangi (ANTARA) - Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Portlink VII terbakar saat aktivitas muat kendaraan di Dermaga MB-IV Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, diduga korsleting, namun tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa, Rabu malam.
Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi pada BPTD Kelas II Provinsi Jawa Timur Bayu Kusumo Nugroho mengatakan kapal feri roro milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) itu terbakar diduga akibat terjadi korsleting listrik.
"Api sudah padam, dan dugaan akibat kebakaran kapal feri tersebut karena korsleting kabel (kelistrikan kapal)," katanya saat dihubungi di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu malam.
Dia mengatakan kebakaran kapal feri milik ASDP tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa, karena sesaat kebakaran, seluruh penumpang dievakuasi.
"Tidak ada korban, semuanya langsung dievakuasi (penumpang kapal/kendaraan) dievakuasi," ujarnya.
Informasi dihimpun, KMP Portlink VII melakukan aktivitas muat kendaraan dan penumpang pada pukul 20.22 WIB.
Tidak lama kemudian, setelah memuat beberapa kendaraan, tiba-tiba terjadi percikan api di lantai dua dan kapal terbakar.
Jurubicara PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang belum memberikan keterangan resmi terkait dengan peristiwa kebakaran kapal feri tersebut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Diduga korsleting, kapal feri di Pelabuhan Ketapang terbakar
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
