Komisi II DPRD Kulon Progo apresiasi SPPG Pandowan 2 libatkan UMKM suplai bahan baku

id Sunarwan,DPRD Kulon Progo,Kulon Progo,SPPG

Komisi II DPRD Kulon Progo apresiasi SPPG Pandowan 2 libatkan UMKM suplai bahan baku

Komisi II dan Komisi IV DPRD Kulon Progo menijau SPPG.Pandowan II pada Salasa (10/3). (ANTARA/HO-Humas Setwan DPRD Kulon Progo)

Kulon Progo (ANTARA) - Komisi II DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengapresiasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandowan II yang telah melibatkan usaha mikro, kecil dan menengah di wilayah Kapanewon Galur dalam penyediaan bahan baku makan siang gratis (MBG).

Ketua Komisi II DPRD Kulon Progo Sunarwan di Kulon Progo, Kamis, mengatakan pada Selasa (10/3), Komisi II dan Komisi IV DPRD Kulon Progo meninjau SPPG Pandowan II.

"SPPG Pandowan II mengambil bahan baku makanan dari pelaku UMKM sekitarnya, sehingga bahan baku sangat segar, dan tidak ada penumpukan bahan baku MBG," kata Sunarwan.

Ia berharap SPPG Pandowan II lebih banyak lagi melibatkan pelaku UMKM, sehingga keberadaan SPPG dirasakan masyarakat dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan gizi pada anak.

"Kami berharap semakin banyak melibatkan pelaku UMKM. Kami juga berharap SPPG lain juga melihatkan pelaku UMKM dalam menyediakan bahan baku untuk menu MBG," katanya.

Sunarwan juga mengapresiasi SPPG Pandowan II yang telah menerapkan dapur hiegenis dan memenuhi standar yang telah ditetapkan dalam standar dapur MBG.

"Kami yakin, dengan standar dapur MBG.yang sudah bagus dapat menunjang dalam menyajikan menu MBG yang sehat," katanya.

Lebih lanjut, anggota dewan dari Fraksi Gerindra ini juga mendukung SPPG mencantumkan harga menu dan kandungan gizi dalam MBG sesuai arahan Gubernur DIY. Hal ini untuk menjaga transparasi pelaksanaan MBG.

"Tentu kami mendukung arahan Ngarso Dalem untuk mencantumkan harga menu dan kandungan gizi dalam MBG. Ini harus didukung," katanya.

Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.