Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebutkan pengangkatan Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Sleman merupakan upaya untuk membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter Pancasila.
"Hal ini juga sebagai upaya menyiapkan kader-kader bangsa yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai Pancasila, semangat nasionalisme, serta integritas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata Harda saat melantik Pelaksana DPPI Kabupaten Sleman periode 2026 - 2030 di Pendopo Parasamya Sleman, Senin.
Pelantikan ini pertama kalinya dilaksanakan Pemkab Sleman sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas menanamkan nilai-nilai Pancasila, kebangsaan, dan menjaga NKRI.
Adapun pelaksana DPPI Kabupaten Sleman sejumlah tujuh orang, merupakan Purna Paskibraka (mantan anggota Paskibraka).
"Melalui program Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, saya berharap para alumni Paskibraka terus melanjutkan peran strategisnya sebagai teladan di tengah masyarakat," kata Harda.
Menurut dia peran DPPI menjadi sangat penting terlebih, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidaklah ringan.
Ia mengatakan perkembangan teknologi informasi, arus globalisasi, serta berbagai perubahan sosial menuntut generasi muda untuk memiliki karakter yang kuat, pemahaman ideologi yang kokoh, serta kemampuan untuk menyaring berbagai pengaruh yang masuk.
"Keberadaan DPPI menjadi penting sebagai garda depan dalam menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Harda juga menyampaikan Pemkab Sleman memberikan perhatian besar kepada generasi muda melalui berbagai program yang mendorong penguatan karakter, wawasan kebangsaan, serta kepemimpinan generasi muda sebagai bentuk optimisme bahwa masa depan daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.
