Logo Header Antaranews Jogja

Menjangkau Ibu Kota di masa lengang

Selasa, 24 Maret 2026 12:02 WIB
Image Print
Penumpang bersiap naik bus Transjabodetabek T31 rute PIK-Blok M di halte Aloha, Senin (23/3/2026). ANTARA/Lia Wanadriani Santosa

 

Dari satu titik pemberhentian ke titik lainnya, penumpang silih berganti naik dan turun. Kebayakan mereka kaum hawa dan membawa anak-anak. Meskipun demikian, tak semua seberuntung Asri yang bisa duduk, hingga halte tujuan.

Rachman (23), termasuk yang harus mengalah. Pemuda asal Bogor itu sudah paham, peluang duduk selama perjalanan hampir mustahil di hari libur seperti ini.

Dia tetap memilih Transjabodetabek, siang itu karena berencana menuju PIK 2 melalui Blok M. Rute Blok M-PIK 2 juga termasuk favorit, dengan jumlah penumpang harian sekitar 4.169 orang dan 116.220 orang per bulan pada tahun 2025.

Dia sempat menjajal rute P11 di hari kerja dari arah Blok M. Menurut dia, penumpang bus lebih padat dibandingkan siang ini, lantaran di jam sibuk. Kebanyakan penumpang naik dari Halte Pasar Santa.

Belum lagi tantangan kepadatan arus lalin di sekitar Jalan MT Haryono.

Beruntung, penumpang bus P11, siang itu tak mengalami kepadatan lalu lintas. Bus tiba di Halte Blok M sekitar pukul 12.40 WIB.

Kondisi arus lalu lintas di sepanjang Jalan MT Haryono arah Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/3/2026). (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

Menurut data PT Jasa Marga (Persero) Tbk, volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 sampai H+1 libur Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 atau pada periode 11-22 Maret 2026 mencapai 2.217.462 kendaraan.

Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 27,1 persen jika dibandingkan dengan lalin normal (1.744.683 kendaraan).

Sebanyak 2,2 juta kendaraan yang telah meninggalkan wilayah Jabotabek tersebut merupakan 62,8 persen dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan keluar Jabotabek selama periode 11–31 Maret 2026.

Inilah juga alasan rute Transjabodetabek lainnya yang melintasi ruas jalan di Ibu Kota bisa melenggang lancar, termasuk T31 relasi Blok M-PIK 2.

Armada bus rute ini dipadati penumpang yang rata-rata turun di halte, seperti Pantai Pasir Putih (arah PIK 2) dan Aloha (arah Blok M).

Baca juga: Menhub minta pengusaha angkutan logistik mematuhi pembatasan operasional

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas selama Lebaran, Transjakarta menambah unit layanan bus wisata pada rute menuju kawasan PIK.

Saat ini, bahkan disediakan rute baru Jakarta Seaside yang dikembangkan bersama PIK Tourism untuk membawa penumpang menuju kawasan pesisir modern.

Layanan ini menjadi bagian dari program "Mudik ke Jakarta", sebagai tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta untuk memastikan masyarakat tetap dapat menikmati libur Lebaran, sekaligus menghidupkan Jakarta sebagai tujuan wisata urban yang atraktif.

Sementara itu, lalin dari PIK 2 menuju Blok M juga terpantau lancar, hingga sore hari, termasuk di kawasan Jalan Jenderal Gatot Subroto yang kerap dipadati kendaraan pada jam-jam sibuk.

Lalin tanpa hambatan di jalan memungkinkan penumpang menikmati perjalanan, bahkan nyaris tertidur seperti dialami Irena (26).

Perempuan berhijab itu mengaku kelelahan menjajal rute P11 diikuti T31 dan sempat tertidur di dalam bus selama beberapa menit.

Terlebih, kondisi bus, walau relatif padat, namun tak banyak penumpang yang membutuhkan kursi prioritas.

Masa angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung hingga 1 April mendatang. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi dalam dua tahap, yakni pada 24 Maret serta 28–29 Maret 2026.

Sementara itu, pemerintah menerapkan skema bekerja dari mana saja (work from anywhere/WFA) pada arus balik, tanggal 25, 26, dan 27 Maret 2026. bagi ASN maupun pekerja swasta.

Ini artinya waktu menikmati jalanan Ibu Kota di masa lengang kemungkinan bisa dirasakan, setidaknya, hingga beberapa hari ke depan.

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menjangkau Ibu Kota di masa lengang

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026