Logo Header Antaranews Jogja

IHSG berpotensi variatif di tengah pasarcermati perkembangan AS-Iran

Rabu, 25 Maret 2026 13:45 WIB
Image Print
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom.

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, berpotensi bergerak variatif di tengah pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran.

IHSG dibuka melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke posisi 7.084,62. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,20 poin atau 0,17 persen ke posisi 723,60.

"IHSG diperkirakan berpotensi melemah dan menguji level support di 6.800-7.000," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka melemah 22,22 poin

Baca juga: IHSG turun dipicu ekspektasi suku bunga tinggi akibat konflik AS-Iran







Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG berpotensi variatif di tengah pasar cermati perkembangan AS-Iranÿ



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026