BPBD Bantul menyiapkan droping air antisipasi kekeringan dampak kemarau

id BPBD Bantul ,Droping air bersih ,Antisipasi kekeringan

BPBD Bantul menyiapkan droping air antisipasi kekeringan dampak kemarau

Kantor BPBD Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan armada tangki dan personel untuk melakukan droping air atau distribusi air bersih sebagai antisipasi kekeringan dampak musim kemarau 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Bantul Mujahid Amirudin di Bantul, Rabu, mengatakan droping air bersih akan dilakukan di wilayah yang masyarakatnya mengalami kesulitan yang disesuaikan dengan kebutuhan warga setempat.

"Satu titik lokasi itu nanti kami hitung jumlah warganya dan berapa kebutuhan airnya. Kalau ada permintaan dari masyarakat kami juga punya penilaian standar. Jadi disesuaikan dengan kebutuhan warga," katanya.

Meski demikian, BPBD Bantul tetap meminta masyarakat untuk menggunakan bantuan air bersih tersebut dengan bijaksana dengan memprioritaskan untuk kebutuhan pokok sehari-hari terlebih dahulu.

"Kami sampaikan agar masyarakat tetap berhemat, gunakan air itu untuk kebutuhan pokok seperti minum, masak, dan mandi. Untuk kebutuhan minum ternak juga bisa asalkan kebutuhan pokok sudah terpenuhi," katanya.

Dalam menyiapkan armada dan droping air tersebut, BPBD Bantul menggandeng sejumlah pihak swasta yang peduli dengan krisis air bersih saat kemarau. Beberapa perusahaan Bantul sudah turut membantu mengatasi kekeringan sejak beberapa tahun lalu.

"Jadi kami penuhi dari pemerintah dulu, kalau tidak mencukupi, kami bekerja sama melalui corporate social responsibility (CSR). Karena dari tahun-tahun sebelumnya ada sejumlah perusahaan yang peduli dengan kondisi itu," katanya.

Terkait dengan wilayah rawan kekeringan di Bantul, BPBD setempat sudah memetakan wilayah rawan kekeringan dampak kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering ketimbang pada 2025.

Berbagai lokasi rawan kekeringan tersebut tersebar di Kecamatan Piyungan, Dlingo, Imogiri, Sanden, Srandakan, dan Kasihan.

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.