
Tim SAR resmi menutup operasi pencarian korban tenggelam di muara Sungai Opak

Bantul (ANTARA) - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan resmi menutup operasi pencarian terhadap Yunanta (30), korban tenggelam di muara Sungai Opak, Kelurahan Tirtohargo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sejak Sabtu (28/3).
Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta Rio Banupanitis, di Yogyakarta, Jumat, mengatakan operasi pencarian korban tenggelam di muara Sungai Opak sudah dimulai sejak kejadian pada Sabtu (28/3) hingga Jumat (3/4), namun hingga hari ke tujuh operasi, korban tidak ditemukan.
"Sesuai Undang Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan (SAR), operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari, dan apabila selama tujuh hari pencarian korban belum ditemukan operasi SAR ditutup secara resmi," katanya.
Menurut dia, upaya pencarian oleh tim SAR gabungan sudah dilakukan, area pencarian juga sudah diperluas, dan metode pencarian dilakukan mulai dari pencarian visual dengan penyisiran sepanjang muara Sungai Opak.
Selain itu, upaya pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu jukung hingga pencarian menggunakan drone untuk pemantauan dari udara juga telah dilakukan.
Dia mengatakan, tim dari Posko SAR gabungan juga telah menyebarkan informasi kepada nelayan-nelayan hingga ke wilayah perairan Cilacap, Jawat Tengah, dan wilayah Pacitan, Jawa Timur.
"Personel gabungan yang diterjunkan sejak hari pertama operasi pencarian hingga hari ketujuh berjumlah sekitar 100 orang," katanya.
Menurut dia, sebelum penutupan operasi SAR diawali dengan evaluasi tim SAR gabungan, termasuk koordinasi dengan pihak keluarga korban, serta perangkat kewilayahan setempat.
Dia mengatakan, apabila keluarga korban sudah mengikhlaskan dan atas kesepakatan semua pihak, maka operasi SAR ditutup secara resmi. Dari hasil koordinasi, semua sepakat untuk dilakukan penutupan.
"Meskipun operasi SAR ditutup, kami terus berkoordinasi dengan semua unsur potensi SAR, nelayan, dan masyarakat sekitar lokasi kejadian, apabila di kemudian hari muncul tanda-tanda korban, maka operasi SAR dapat dibuka kembali," katanya.
Dia mengatakan, dengan ditutupnya operasi pencarian terhadap korban tenggelam di muara Sungai Opak, maka semua unsur yang terlibat dalam tim SAR gabungan dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
