Logo Header Antaranews Jogja

Iran batasi 12 kapal per hari di Selat Hormuz, biaya 2 juta dolar AS

Minggu, 12 April 2026 15:34 WIB
Image Print
Arsip foto - Unit-unit angkatan laut dari Iran dan Rusia melakukan simulasi penyelamatan kapal yang dibajak selama latihan angkatan laut gabungan yang diadakan di Pelabuhan Bandar Abbas dekat Selat Hormuz di Hormozgan, Iran pada 19 Februari 2026. ANTARA/Iranian Army/Handout/Anadolu/pri.

Moskow (ANTARA) - Iran berencana membatasi jumlah kapal yang melintas di Selat Hormuz tidak lebih dari sekitar 12 unit per hari, dengan biaya yang berpotensi mencapai hingga 2 juta dolar AS (sekitar Rp34,2 miliar) per kapal tanker raksasa, demikian dilaporkan The Wall Street Journal.

Menurut laporan tersebut, para pemilik kapal dari sejumlah negara tengah bernegosiasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk dapat melintasi Selat Hormuz.

Media itu juga menyebutkan bahwa sejumlah kapal yang diizinkan melintas harus melalui jalur yang telah ditentukan secara khusus serta memperoleh izin yang diperlukan.

Pada Rabu (8/4) malam, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan dengan Iran mengenai gencatan senjata selama dua pekan.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi kemudian mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz, yang menjadi jalur bagi sekitar 20 persen pasokan minyak, produk petroleum/minyak bumi, dan gas alam cair (LNG) dunia.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran batasi 12 kapal per hari di Selat Hormuz, biaya 2 juta dolar AS



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026