
Bupati: Pengerukan sedimentasi Sungai Anakan Oyo kurangi risiko banjir

Gunungkidul (ANTARA) - Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyebut pengerukan sedimentasi Sungai Anakan Kali Oyo di wilayah Kelurahan Hargomulyo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai upaya mengurangi risiko banjir yang melanda daerah tersebut.
"Selain pengerukan sedimentasi, petugas juga akan melakukan pemangkasan pada bagian tempuran (pertemuan arus) agar aliran air tidak langsung menghantam tanggul di sisi kiri yang berbatasan langsung dengan jalan raya dan permukiman warga," kata Bupati Endah saat meninjau proses pengerukan di Gunungkidul, Selasa.
Normalisasi sungai oleh pemerintah melalui koordinasi Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) itu sebagai respons atas aspirasi yang sering disampaikan masyarakat Desa Hargomulyo dalam berbagai forum rapat resmi, termasuk Musrenbangdes.
Menurut dia, persoalan utama di lokasi tersebut adalah sedimentasi atau penumpukan material yang sudah terjadi selama 36 tahun, yang mengakibatkan pendangkalan serius pada "crossway" sungai.
"Pengerjaan normalisasi ini direncanakan menyasar aliran sungai sepanjang 100 meter. Saat ini, proses pengerukan telah memasuki hari kedua dari target sepuluh hari kerja yang direncanakan," katanya.
Bupati Endah mengatakan, penanganan pengerukan sedimentasi Sungai Anakan Kali Oyo merupakan kewenangan Pemda DIY, dan akan diupayakan semaksimal mungkin guna mengurangi risiko banjir yang sering melanda wilayah Hargomulyo saat musim hujan.
Setelah selesai normalisasi sungai, Bupati berpesan kepada Panewu (Camat) Gedangsari, Lurah (kepala desa), serta seluruh warga masyarakat untuk lebih menjaga kelestarian alam, khususnya di area bantaran sungai.
Selain itu, warga diimbau melalui kegiatan Jumat Bersih atau kerja bakti bersama TNI/Polri untuk tidak menanam tanaman di bantaran sungai, termasuk tanaman pakan ternak yang dapat menghambat jalannya air.
"Jika kita merebut jalannya (air), maka air akan masuk ke rumah untuk meminta jalannya kembali," harap Bupati Endah.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
