
Bupati Sleman: Kepercayaan publik merupakan aset yang harus dijaga

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan kepercayaan publik adalah aset terbesar pemerintah yang harus selalu dijaga bersama-sama pejabat dan seluruh aparatur sipil negara.
Hal tersebut disampaikan Harda Kiswaya pada sosialisasi tindak pidana korupsi (tipikor) dan penanganan konflik kepentingan di Aula Sekretariat Daerah Sleman, Rabu.
Kegiatan yang diadakan Inspektorat Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini diikuti oleh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah daerah setempat.
Harda berharap dengan adanya kegiatan ini seluruh pejabat dan ASN di Kabupaten Sleman dapat memahami berbagai bentuk tindak pidana korupsi, bentuk-bentuk konflik kepentingan, serta bagaimana cara mencegahnya.
Baca juga: Menperin pastikan pelayanan publik tetap optimal meski WFH
"Harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret di masing-masing instansi. Bangun sistem pengendalian internal yang kuat, lakukan monitoring secara berkala, dan ciptakan lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas," katanya.
Ia berharap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sleman berjalan penuh integritas, bersih dari korupsi dan konflik kepentingan.
Inspektur Kabupaten Sleman Anton Sujarwa mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Sleman guna mewujudkan pemerintahan yang berintegritas.
Ia berharap para pimpinan OPD dapat menyampaikan arahan tersebut, sekaligus dapat menjadi teladan bagi jajarannya di instansi masing-masing.
"Harapan kami tidak berhenti sampai di situ. Harapan kami nanti dapat ditularkan ke seluruh perangkat daerah," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
