Logo Header Antaranews Jogja

Senam Prolanis Korpagama UGM jadi upaya preventif penyakit kronis

Rabu, 15 April 2026 21:25 WIB
Image Print
Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Mirza Erapunagi (61) menunjukkan Kartu Indonesia Sehat di Klinik Keluarga Korpagama UGM, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (15/4). ANTARA/ Aufa Ulya Fithrin

Yogyakarta (ANTARA) - Kegiatan senam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang digelar rutin setiap Rabu di Klinik Korpagama UGM merupakan salah satu upaya preventif dalam menjaga kesehatan lansia, khususnya bagi penderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus tipe 2. Sekitar 40 peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini, Rabu (15/04).

Senam Prolanis merupakan bagian dari program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan proaktif dan terintegrasi antara pasien, fasilitas kesehatan, dan BPJS Kesehatan.

Salah satu penderita hipertensi, Mirza Erapunagi (61), mengatakan senam Prolanis ini merupakan salah satu aktivitas Paguyuban Lansia Korpagama atau “Senam Palapa”.

“Senam ini merupakan kegiatan rutin setiap minggu bagi peserta Prolanis yang terdaftar di Klnik Korpagama UGM. Setiap minggu mempunyai tema senam yang berbeda. Di dalamnya ada berbagai jenis gerakan, mulai dari penguatan otot hingga senam jantung,” ujar Mirza.

Menurutnya, rangkaian gerakan dalam senam Prolanis dirancang untuk membantu menjaga kondisi fisik tetap stabil serta mengurangi risiko komplikasi akibat penyakit kronis. Selain itu, interaksi sosial yang terbangun selama kegiatan turut memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental para peserta.

”Kegiatan ini sejalan dengan upaya promotif dan preventif yang diusung Klinik Keluarga Korpagama UGM melalui tagline “harmoni antara tubuh, pikiran, dan jiwa”. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan para peserta tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki keseimbangan emosional dan kualitas hidup yang lebih baik,” tambah Mirza.

Sejumlah peserta mengikuti kegiatan senam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Klinik Keluarga Korpagama UGM, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (15/4). ANTARA/ Aufa Ulya Fithrin


Menurut dia, meski sebagian besar peserta telah memasuki usia lanjut, kesadaran untuk tetap menjaga kesehatan menjadi hal penting di tengah proses penuaan yang bersifat alami.

“Kami sadar di usia seperti ini kondisi tubuh akan menurun, tapi bukan berarti berhenti untuk hidup sehat,” katanya.

Mirza yang telah mengikuti kegiatan ini selama hampir dua tahun juga merasakan manfaat dari program tersebut, baik dari sisi kebugaran maupun interaksi sosial dengan sesama peserta.

“Seluruh layanan yang diberikan juga didukung oleh BPJS Kesehatan, baik dalam bentuk edukasi maupun fasilitas pemeriksaan rutin seperti cek darah, urin, hingga HbA1C yang dilakukan secara berkala.

Sebagai peserta Prolanis dengan riwayat hipertensi, Mirza mengaku seluruh layanan, termasuk pengambilan obat rutin, dapat diakses di Klinik Keluarga Korpagama UGM yang beroperasi selama 24 jam.

Ia berharap kegiatan Prolanis ke depan dapat terus berkembang dengan menghadirkan edukasi kesehatan yang lebih variatif.

“Semoga edukasi bisa lebih variatif, misalnya dengan menghadirkan dokter gigi, karena kesehatan gigi juga penting bagi lansia. Dengan demikian, manfaat program diharapkan semakin optimal dalam meningkatkan kualitas hidup peserta,” tutupnya.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026