Logo Header Antaranews Jogja

Wagub DIY: Jambore Sosial PSKS memperkuat kemandirian masyarakat

Kamis, 16 April 2026 16:49 WIB
Image Print
Wagub DIY Sri Paduka Paku Alam X meninjau kegiatan Jambore Sosial PSKS DIY Tahun 2026 di Kabupaten Gunungkidul, Kamis (16/4/2026). ANTARA/HO-Kominfo Gunungkidul

Yogyakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Paduka Paku Alam X menyatakan kegiatan Jambore Sosial Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) DIY Tahun 2026 upaya memperkuat sinergi dan kemandirian masyarakat.

Jambore tingkat DIY digelar di kawasan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Maju Mandiri, Kelurahan Bejiharjo, Kabupaten Gunungkidul, pada 16 dan 17 April 2026 tersebut, mengusung tema "Berdaya Bermartabat".

"Bahwa jambore ini bukan sekadar kegiatan rekreatif atau konsolidasi biasa, melainkan sebuah proses pembelajaran untuk memperkuat kapasitas PSKS agar dapat bergerak dalam satu tujuan yang terhubung dan saling percaya," kata dia saat membuka jambore tersebut.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa kebijakan sosial tidak hanya boleh berfokus pada distribusi bantuan, akan tetapi juga pada subjek yang menjalankan.

Kepala Dinas Sosial DIY Endang Patmintarsih mengatakan jambore ini diikuti berbagai elemen pekerja sosial, mulai dari tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), program keluarga harapan (PKH), Tagana, hingga pendamping jaminan sosial.

Selain sebagai ajang pertemuan, jambore diisi dengan berbagai aksi nyata bagi masyarakat, di antaranya penyerahan bantuan Rp334 juta secara simbolis kepada tiga lembaga kesejahteraan sosial (LKS), yaitu LKS Islam, LKS Amalunaja, dan LKS Rumah Yatim Kelor.

Selain itu, aksi lingkungan berupa penanaman secara simbolis 400 bibit pohon, layanan kesehatan gratis, donor darah, sarasehan kesehatan jiwa bersama Pusat Rehabilitasi Yakkum, lomba cerdas cermat kesejahteraan sosial, serta aksi bersih-bersih tempat ibadah.

"Sebelum puncak acara jambore, Dinas Sosial DIY juga melaksanakan serangkaian kegiatan pra-acara sejak Januari hingga Maret 2026, seperti khitanan massal bagi 30 anak, pembagian sembako untuk lansia, dan santunan kepada 500 anak yatim piatu di wilayah DIY," katanya.

Pemda DIY berharap, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para relawan sosial dalam menguatkan tekad melayani, tetapi juga memberikan dampak kesejahteraan langsung bagi masyarakat luas di DIY.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan PSKS ujung tombak penanganan persoalan sosial di masyarakat.

"Saya berharap semangat gotong royong yang menjadi landasan bangsa dapat terus berkobar dalam diri seluruh anggota PSKS DIY untuk membangun keadilan dan kemakmuran bagi sesama," katanya.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026