
Bupati Sleman: Infrastruktur yang baik tulang punggung perekonomian

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan pembangunan infrastruktur yang baik merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Pembangunan infrastruktur yang baik merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat karena tanpa konektivitas yang baik, tidak akan ada distribusi yang efisien," kata Harda meresmikan jembatan Jatra Winongo yang menghubungkan Padukuhan Jetis dan Padukuhan Patran di Sinduadi, Mlati, Kamis.
Ia mengatakan pembangunan dan peresmian jembatan tersebut menjadi wujud nyata dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur.
"Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perencana, pelaksana, hingga dukungan masyarakat. Tanpa kebersamaan dan semangat gotong royong, pembangunan seperti ini tidak akan dapat terwujud dengan baik," katanya.
Ia berharap kehadiran jembatan ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat di wilayah Sinduadi.
"Kita ingin akses menjadi lebih mudah, waktu tempuh menjadi lebih efisien, biaya logistik dapat ditekan.dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat meningkat," katanya.
Harda mengatakan jembatan ini juga diharapkan mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.
Lurah Sinduadi Senen Hariyanto mengatakan pembangunan jembatan Jatra Winongo bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antardua wilayah, yaitu Padukuhan Jetis dan Padukuhan Patran, mempermudah mobilitas barang dan jasa yang ada di wilayah Kalurahan (setingkat desa) Sinduadi, dan meningkatkan akses ekonomi dan pendidikan bagi warga masyarakat.
"Pembangunan jembatan ini juga didasarkan pada urgensi, dimana kondisi jembatan sebelumnya dalam kondisi rusak parah dan menghambat dan membahayakan aktivitas masyarakat," katanya.
Proyek pembangunan jembatan ini berlangsung selama dua tahap yaitu tahun 2025 dan 2026 dengan menghabiskan anggaran Rp1,6 miliar, berasal dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBkal) Sinduadi tahun 2025 - 2026.
"Untuk tahun 2025 meliputi perencanaan teknis atau Detailed Engineering Design (DED), kemudian pengawasan teknis, dan pelaksanaan konstruksi tahap satu berupa pondasi tumpuan jembatan sampai dengan gelagar lantai," katanya.
Kemudian untuk tahap kedua meliputi akses jembatan untuk pejalan kaki, sepeda motor, dan diharapkan kendaraan roda empat (mobil kecil) dapat lewat, dikecualikan kendaraan truk.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
