
Persebaya fokus benahi kesalahan menjelang lawan Madura United

Persebaya Surabaya, Sepak Bola (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menegaskan fokus utama timnya adalah memperbaiki kesalahan, menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan, serta memaksimalkan peluang saat menghadapi Madura United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jumat (14/4) malam.
“Jika pemain tidak menunjukkan bahwa mereka ingin mengubah hasil pertandingan terakhir, hal itu tidak akan terjadi dengan sendirinya,” kata Tavares saat konferensi pers prapertandingan di Stadion GBT Surabaya, Kamis.
Ia mengatakan laga yang akan dijalani menjadi momen berbeda sehingga para pemain dituntut menunjukkan mentalitas baru setelah kekalahan pada pertandingan sebelumnya.
Menurut dia, kekalahan 0-3 saat menghadapi Persija Jakarta menjadi bahan evaluasi, terutama terkait sejumlah kesalahan yang tidak boleh kembali terulang.
Selain itu, ia mengungkapkan beberapa pemain dipastikan absen, sementara lainnya masih belum dalam kondisi sepenuhnya bugar, namun tim tetap berkomitmen tampil maksimal.
“Kami berharap pemain yang menjadi starter maupun yang datang dari bangku cadangan dapat membantu tim lebih banyak dibandingkan pertandingan sebelumnya,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menilai catatan positif Persebaya dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Madura United tidak akan berpengaruh jika tim tidak mampu tampil lebih baik di lapangan.
Ia menambahkan, tim telah melakukan evaluasi menyeluruh dari dua kekalahan tandang terakhir, termasuk memperbaiki koordinasi serta penguasaan bola agar tidak mudah kehilangan bola.
“Kami terlalu mudah kehilangan bola saat melawan Persija, dan itu harus diperbaiki,” tuturnya.
Sementara itu, pemain Persebaya Risto Mitrevski menyatakan tim telah melupakan hasil buruk sebelumnya dan kini fokus penuh menghadapi laga berikutnya.
“Kami tidak bisa terus memikirkan pertandingan terakhir. Kami harus fokus untuk besok,” kata Mitrevski.
Ia menilai Madura United tetap menjadi lawan berbahaya meski berada di papan bawah, karena memiliki motivasi tinggi untuk bangkit.
Menurut dia, Persebaya harus merespons dengan kerja keras dan sikap yang sama agar tidak mengalami kesulitan dalam pertandingan.
“Jika kami tidak merespons dengan kerja keras dan sikap yang sama, kami akan menghadapi masalah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya bermain sebagai satu kesatuan, baik saat bertahan maupun menyerang, demi meraih hasil maksimal di kandang.
“Kami harus bertahan sebagai satu unit dan menyerang sebagai satu tim. Kami akan memberikan segalanya untuk mendapatkan tiga poin,” tuturnya.
Pewarta : Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
