
Dua siswa SMA teliti buah gayam jadi herbal antidiabetes

Semarang (ANTARA) - Dua pelajar sekolah menengah atas (SMA) asal Kota Semarang, yakni Adfa Fauzana Maheswara (16) dan Ruha Khayyana Syakira (16) meneliti buah gayam menjadi obat antidiabetes dan menyabet medali emas pada ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2026.
"Kami meneliti sejak tahun lalu, selama enam bulan, termasuk uji laboratorium, buah gayam mengandung senyawa bioaktif yang efektif menurunkan kadar gula dalam darah yang signifikan," kata Adfa di Semarang, Jumat.
Remaja yang akrab disapa Zano itu bersama Ruha sukses meneliti buah yang kerap dijumpai dan sering dimanfaatkan sebagai olahan pangan keripik tersebut jadi obat herbal.
Nama penelitian dua pelajar SMAN 1 Kota Semarang itu adalah Nano Formulasi Ekstrak Biji Gayam (Inocarpus Fagiferus) untuk Mitigasi Hiperglikemia yang mampu menyisihkan 40 finalis setelah proses seleksi dari ribuan peserta.
Ajang ISPO 2026 yang mereka menangi di bidang biologi, digelar Eduversal Indonesia dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Atas prestasi tersebut, keduanya mendapat rekomendasi beradu penelitian ilmiah di Rochester Institute of Technology di New York, Amerika Serikat, pada 9 - 12 Juni mendatang.
Penelitian yang mereka lakukan, didampingi guru mereka di SMAN 1 Semarang Martin Wibowo dan seorang profesor.
Baca juga: Pentingnya penanganan dini luka kaki pasien diabetes
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
