Logo Header Antaranews Jogja

Teralis jadi kendala petugas padamkan kebakaran tewaskan keluarga

Sabtu, 18 April 2026 10:35 WIB
Image Print
Kondisi rumah yang terbakar dan menewaskan sekeluarga di keluarga di Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/4/2026). ANTARA/Risky Syukur

Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainah mengungkapkan teralis besi yang terpasang pada rumah menjadi kendala bagi petugas dalam memadamkan kebakaran di Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat dini hari, yang menewaskan satu keluarga.

"Satu hal yang menjadi perhatian kita sejujurnya bahwa rumah tersebut memang ada teralis besi. Ini menyulitkan juga proses (pemadaman)," kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Iin menjelaskan keberadaan teralis besi itu juga menyulitkan proses evakuasi para korban.

"Sehingga kita berharap juga nanti mungkin bisa menjadi perhatian juga, memang untuk keamanan, tetapi akan menyulitkan juga ketika ada evakuasi," kata Iin.

Dalam kebakaran itu, satu sekeluarga tewas karena terjebak di lantai dua rumah.

"Pada saat kejadian, api kan mulai dari bawah, dari lantai satu. Lima orang tadi yang tinggal di dalam, mereka menyelamatkan dirinya ke atas, ke lantai atas. Mungkin pada saat dia turun ini, korban tidak bisa keluar lagi karena sudah terkepung api," ujar Iin.

Ia mengimbau masyarakat agar memperhitungkan risiko secara lebih hati-hati saat akan menerapkan teralis besi pada rumah.

Baca juga: TNI AU evakuasi delapan korban insiden helikopter jatuh di Sekadau

Baca juga: Korban tewas penembakan sekolah di Turki tercatat 9 orang

Iin mendorong dilaksanakannya investigasi penyebab kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jumat dini hari.

Dia mengatakan untuk sementara, kebakaran itu diduga terjadi akibat arus pendek listrik.

Namun, pemicu insiden kelistrikan itu masih terus didalami, termasuk dugaan kebakaran bermula dari korsleting pada tiang listrik di depan rumah korban.

"Hari ini juga kita lihat penyebabnya adalah listrik, kondisi listrik, yang masih terus didalami dari sisi investigasi sebab utama dari korsleting listrik tersebut," kata Iin.

Lebih lanjut, dia menuturkan petugas pemadam telah mengambil tindakan cepat setelah menerima informasi kebakaran tersebut.

"Jadi, pukul 02.18 WIB itu kejadian, jam 02.20 WIB tim Gulkarmat (Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan) sudah berangkat ke lokasi. Jadi, sudah sangat cepat dalam melakukan tindakan. Kemudian, tibanya jam 02.22 WIB, mulai operasi 02.23 WIB, (api) dilokalisasi pukul 02.47 WIB dan pendinginan pukul 02.52 WIB," papar Iin.







Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Teralis jadi kendala petugas padamkan kebakaran tewaskan keluarga



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026