Logo Header Antaranews Jogja

Disiplin jadi kunci Madura United bungkam Persebaya

Sabtu, 18 April 2026 13:18 WIB
Image Print
Pesepak bola Madura United Riquelme Sousa Silva (kedua kanan) berselebrasi bersama rekannya Roger Bonet Badia (kanan) usai mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026). ANTARA/Rizal Hanafi

Surabaya (ANTARA) - Pelatih sementara (caretaker) Madura United Rakhmad Basuki mengungkapkan bahwa disiplin dalam bertahan serta efektivitas untuk memanfaatkan transisi permainan, menjadi kunci membungkam tuan rumah Persebaya Surabaya dengan skor 2-1.

"Sepak bola itu tentang bertahan, kami tekankan pemain harus kuat dalam bertahan dan mereka mampu menjalankan itu dengan baik malam ini," kata Rakhmad saat konferensi pers usai pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat malam.

Ia menjelaskan, strategi tersebut telah dipersiapkan sejak sesi latihan, terutama dalam membangun organisasi pertahanan yang solid untuk meredam tekanan tuan rumah.

Selain itu, kata dia, pemain juga diberikan kebebasan untuk berkreasi saat menyerang, khususnya ketika berhasil melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.

Ia menilai pendekatan tersebut mampu dimaksimalkan hingga menghasilkan dua gol yang menjadi penentu kemenangan.

Baca juga: Pelatih Persebaya nilai Madura United unggul efektivitas permainan

Baca juga: Madura United menundukkan Persebaya Surabaya 2-1

"Skenario ini sudah kami latih, ketika bertahan harus mengikuti skema, tetapi saat menyerang silakan gunakan kreativitas masing-masing," ucapnya.

Di sisi lain, ia juga mengapresiasi kinerja lini belakang yang mampu menahan gempuran Persebaya sepanjang pertandingan dan hanya kebobolan satu gol.

Ia menilai soliditas pertahanan menjadi fondasi utama dalam mengamankan tiga poin di kandang lawan.

"Saya jujur memuji pertahanan kami malam ini karena mereka tampil disiplin dan menjalankan instruksi dengan baik," tuturnya.

Selain itu, Rakhmad menekankan pentingnya fokus terhadap permainan sendiri tanpa terpengaruh hasil tim lain, terutama dalam upaya menjauh dari zona degradasi.

Ia meminta para pemain untuk terus menjaga konsistensi hingga akhir musim kompetisi.

"Kami hanya perlu fokus pada diri sendiri, terus bertarung dan tidak kehilangan poin sampai musim selesai," ujarnya.

Sementara itu, pemain Madura United Pedro Monteiro menilai kemenangan tersebut tidak lepas dari semangat juang tim yang terus terjaga sepanjang pertandingan, meski mendapat tekanan dari tuan rumah.

"Kami bertahan bersama dan menyerang bersama, itu yang membuat kami bisa mendapatkan tiga poin di laga yang tidak mudah ini," kata Pedro.

Baca juga: Madura United membidik poin penuh saat menghadapi Persebaya

Ia menyebut kekompakan tim menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan.

Lebih lanjut, ia menambahkan kemenangan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya, mengingat posisi tim masih berada dalam tekanan di papan bawah klasemen.

"Kami harus terus melanjutkan perjuangan ini karena situasi kami masih belum aman," tuturnya.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026