Logo Header Antaranews Jogja

Kemdiktisaintek gelar audiensi lintas institusi untuk cegah kekerasan

Sabtu, 18 April 2026 14:10 WIB
Image Print
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kanan) dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi (kiri) dalam audiensi lintas institusi di Jakarta, Kamis (16/4/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menggelar audiensi lintas institusi untuk mencegah dan menanggulangi kekerasan di wilayah perguruan tinggi.

Audiensi yang digelar di Jakarta, pada Kamis (16/4) tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Rektor Universitas Indonesia (UI) Heri Hermansyah, serta perwakilan unsur mahasiswa.

Menteri Brian menegaskan bahwa Kemdiktisaintek memberikan perhatian serius terhadap isu kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi dan memastikan penanganan yang komprehensif serta berkeadilan.

"Kami sangat menaruh perhatian besar pada isu tersebut, kami mendengar kegelisahan publik, dan kami menyikapi ini dengan sangat serius. Sejak kabar ini muncul, saya langsung berkomunikasi dan berkoordinasi dengan rektor dari kampus terkait," katanya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Menteri Brian juga menyatakan komitmennya untuk mengawal kasus kekerasan seksual di wilayah perguruan tinggi, termasuk kasus terbaru di Fakultas Hukum UI yang mencuat belakangan ini.

Baca juga: Polisi tetapkan seorang nenek tersangka penganiayaan cucu hingga meninggal

Baca juga: LPSK perkuat pelindungan korban TPKS FH UI secara proaktif


"Kami ingin memastikan bahwa langkah yang diambil pihak kampus benar-benar tepat, dan kami pastikan penyelesaian kasus ini tidak akan berhenti di tengah jalan," ujarnya.

Ia melanjutkan peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual/Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKS/PPKPT) dinilai semakin strategis.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026