Logo Header Antaranews Jogja

Indonesia sewa enam lapangan di Denmark jelang Thomas-Uber 2026

Minggu, 19 April 2026 10:49 WIB
Image Print
Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting saat berlatih pada hari pertama jelang Piala Thomas dan Uber 2026 di Horsens Badminton Club, Denmark, Sabtu (18/4/2026). (ANTARA/HO-PBSI)

Jakarta (ANTARA) - Tim bulu tangkis Indonesia menyewa enam lapangan latihan di Horsens Badminton Club sebagai bagian dari strategi memaksimalkan persiapan menuju Piala Thomas dan Uber 2026.

“Dengan berangkat lebih awal ke Horsens, kami mengharapkan persiapan bisa lebih fokus, minim distraksi, dan kekompakan tim semakin kuat,” kata Manajer tim Shendy Puspa Irawati dalam keterangan PP PBSI pada Sabtu.

Tim juga menyiapkan sesi tambahan seperti pendampingan psikolog dan kegiatan team building guna menjaga kesiapan mental dan soliditas tim.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, tim menyewa enam lapangan di Horsens Badminton Club pada 18–21 April sebelum pindah ke arena pertandingan pada 22–23 April.

Langkah ini penting dilakukan agar atlet memiliki ruang latihan yang cukup, sekaligus menjaga kualitas sesi latihan di tengah keterbatasan waktu persiapan.

Baca juga: Hendra Setiawan menghadapi tantangan baru sebagai pelatih tim Piala Thomas

Baca juga: PBSI lepas tim Indonesia ke Piala Thomas & Uber 2026

Shendy menambahkan, tim juga memilih langsung menginap di hotel resmi penyelenggara guna menghindari perpindahan yang dapat mengganggu fokus atlet.

“Di hotel sudah tersedia fasilitas gym dengan alat-alat memadai, semua demi kenyamanan dan kesiapan anak-anak,” ujarnya.

Pada hari pertama latihan, tim Indonesia langsung menjalani sesi intensif selama sekitar empat jam sebagai bagian dari percepatan adaptasi menghadapi turnamen beregu paling bergengsi tersebut.

Piala Thomas dan Uber 2026 berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei di Forum Horsens, Denmark.






Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Indonesia sewa enam lapangan di Denmark jelang Thomas-Uber 2026



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026